Operasional Kereta Bandara Kemungkinan Bakal Molor Lagi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) berjalan di antara kursi penumpang saat berlangsungnya ujicoba kereta bandara dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta menuju Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, 28 November 2017. Kereta ini mampu mengangkut 272 penumpang. ANTARA

    Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) berjalan di antara kursi penumpang saat berlangsungnya ujicoba kereta bandara dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta menuju Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, 28 November 2017. Kereta ini mampu mengangkut 272 penumpang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Operasional kereta Bandara Soekarno-Hatta tampaknya akan kembali diundur. Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan waktu operasional kereta bandara belum ditentukan.

    "Minimal sepuluh hari dari sekarang. Mungkin di atas tanggal 7 (Desember)," katanya di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa, 28 November sampai 2017.

    Simak: Begini Cerita Rini Soemarno Mencoba Kereta Bandara

    Saat ini, kata Rini, masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi dalam operasional kereta bandara. Dia menuturkan masih perlu dilakukan beberapa pembersihan dan pengerasan 12 kilometer rel yang baru dibangun antara Stasiun Batu Ceper dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

    "Nanti operasinya tunggu kalau Presiden sudah meresmikannya. Yang pasti, sebelum Natal (sudah beroperasi)," ujarnya.

    Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kereta Bandara Soekarno-Hatta akan beroperasi penuh pada awal Desember 2017. Budi mengatakan uji coba kereta Bandara Soekarno-Hatta masih berlangsung hingga minggu depan.

    “Awal Desember tanggal 2 atau 3 kami buka,” ucapnya di Grand Mercure Hotel Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa, 21 November 2017.

    Budi mengatakan pengoperasian perdana kereta Bandara Soekarno-Hatta mundur dari target awal. Pemerintah pernah menargetkan operasional kereta bandara dimulai pada November.

    Dia menuturkan keterlambatan itu disebabkan pemerintah dan pemangku kepentingan ingin memastikan proyek tersebut berjalan dengan baik saat dibuka untuk umum.

    Budi masih akan mempertimbangkan periode uji coba gratis kereta bandara bagi masyarakat. “Tanggal 25 November sebenarnya bisa. Tapi saya mau konservatif untuk uji coba dahulu selama seminggu supaya nanti mantap,” tuturnya.

    AJI NUGROHO | ALFAN HILMI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.