Gunung Agung Erupsi, Operator Seluler Diminta Amankan Jaringan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informartika Republik Indonesia (Menkominfo) Rudiantara di Gedung MPR/DPR, Jakarta Selatan, 28 Agustus 2018. Alfan Hilmi.

    Menteri Komunikasi dan Informartika Republik Indonesia (Menkominfo) Rudiantara di Gedung MPR/DPR, Jakarta Selatan, 28 Agustus 2018. Alfan Hilmi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menginstruksikan semua operator telekomunikasi memastikan keamanan layanan dan jaringan telekomunikasi di wilayah Gunung Agung, Bali.

    ‎Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan telah berkoordinasi dengan semua pimpinan operator telekomunikasi untuk mengecek kondisi manajemen dan layanan jaringan di wilayah Gunung Agung.

    "Saya sudah minta kepada semua dirut operator seluler untuk cek kondisi manajemen dan karyawan serta jaringan di Bali. Tidak ke hanya operator, saya juga sudah minta kepada Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia untuk melakukan pengecekan," tuturnya, Selasa, 28 November 2017.

    Baca: XL Axiata Jamin Layanannya di Area Gunung Agung Stabil

    Menurut Rudiantara, saat ini, semua operator telekomunikasi ‎sudah mendirikan sejumlah Posko di sekitar wilayah yang terdampak erupsi Gunung Agung. Selain untuk digunakan operator secara internal, posko itu menyediakan fasilitas telekomunikasi bagi masyarakat di sana.

    "‎Teman-teman operator seluler, termasuk Telkom, sudah mendirikan posko di sana untuk melayani masyarakat yang terkena dampak letusan Gunung Agung," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.