Bandara Lombok Kembali Beroperasi setelah Terdampak Gunung Agung

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Agung, Bali, mengeluarkan debu vulkanik saat erupsi, pada 27 November 2017. Status gunung ini ditingkatkan ke level paling tinggi, dan pemerintah menutup Bandara Ngurah Rai, Denpasar. AP/Firdia Lisnawati

    Gunung Agung, Bali, mengeluarkan debu vulkanik saat erupsi, pada 27 November 2017. Status gunung ini ditingkatkan ke level paling tinggi, dan pemerintah menutup Bandara Ngurah Rai, Denpasar. AP/Firdia Lisnawati

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono mengatakan Bandara Lombok kembali beroperasi normal hari ini setelah sebelumnya terdampak abu vulkanik Gunung Agung. "Tapi setelah pengamatan dan koordinasi yang dilakukan, diputuskan untuk Bandara Lombok kembali beroperasi normal mulai Selasa, 28 November 2017 Pukul 05.58 WITA,” kata Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 November 2017.

    Menurut Wisnu, saat Bandara Ngurah Rai Bali ditutup selama 24 jam ke depan, akses wisatawan dari dan menuju Bali bisa ditempuh melalui Lombok. Hal ini berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) nomor B8926/17 yang diterbitkan Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia.

    Baca: Erupsi Gunung Agung, 22 Penerbangan Dibatalkan dan Ubah Arah

    Dengan kembali dibukanya Bandara Lombok Praya, maka penerbangan dari dan ke Lombok sudah dapat dilayani. Meski demikian, menurut Wisnu, AirNav tetap memonitor dengan ketat seluruh perkembangan yang terjadi terkait aktivitas Gunung Agung.

    Wisnu menyampaikan, AirNav terus melakukan koordinasi dengan BMKG dan PVMBG serta pengamatan Darwin Volcanic Ash Advisory Center (DVAAC). Selain itu juga dilakukan paper test untuk memantau kondisi di lapangan.

    AirNav membuka crisis center di Jakarta dan di Denpasar akibat semburan abu vulkanik Gunung Agung itu. "Kami memonitor seluruh perkembangan 24 jam bersama regulator dan seluruh stakeholder terkait. Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi karena kami akan menyampaikan seluruh perkembangan yang terjadi kepada publik,” ujar Wisnu. 

    Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Faozal, mengatakan, suasana di Lombok aman dan siap menerima wisatawan. Menurut dia, wisatawan yang kena pembatalan di Bali bisa terbang via Lombok. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?