Berkat Black Friday, Bos Amazon Jadi Orang Terkaya di Dunia

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Di posisi kelima ada Jeff Bezos dengan total kekayaan $45,2 miliar. Ia adalah pendiri, direktur utama, CEO, dan ketua dewan direktur Amazon.com. Lulusan Universitas Princeton ini pernah menjadi anggota Phi Beta Kappa, bekerja sebagai analis keuangan untuk D. E. Shaw & Co. sebelum mendirikan Amazon pada 1994. Ia juga pernah terpilih sebagai Person of the Year oleh majalah TIME. bulk.com.vn

    Di posisi kelima ada Jeff Bezos dengan total kekayaan $45,2 miliar. Ia adalah pendiri, direktur utama, CEO, dan ketua dewan direktur Amazon.com. Lulusan Universitas Princeton ini pernah menjadi anggota Phi Beta Kappa, bekerja sebagai analis keuangan untuk D. E. Shaw & Co. sebelum mendirikan Amazon pada 1994. Ia juga pernah terpilih sebagai Person of the Year oleh majalah TIME. bulk.com.vn

    TEMPO.CO, Jakarta -Kekayaan CEO Amazon Jeff Bezos meroket dalam satu malam. Bos lapak online ini berhasil melampaui kekayaan bos Microsoft Bill Gates dalam indeks milyarder Bloomberg dengan peningkatan kekayaan hampir US$ 11 miliar.

    Bezos berhasil menjadi orang terkaya di dunia dengan mencapai kekayaan bersih senilai US$ 100 milyar, angka yang bisa digunakan membeli setengah milyar speaker Echo atau membayar biaya berlangganan tahunan untuk 670 juta akun Amazon Music Unlimited.

    Tentunya, Bezos mesti berterimakasih pada gelaran Black Friday atas raihan itu. Alasannya penjualan yang diterimanya pada helatan itulah yang melejitkan saham Amazon lebih dari dua persen. Dilansir dari NBC, Kegiatan itu juga melonjakkan penjualan pada masa liburan hingga lebih dari 18 persen sejak tahun lalu.

    Pengusaha berusia 53 tahun itu adalah orang pertama yang bisa mencapai kekayaan bersih lebih dari US$ 100 miliar semenjak rekor orang terkaya itu dipecahkan Bill Gates pada 1999. Gates adalah orang terkaya sebelum dikalahkan Bezos dengan jumlah kekayaan hampir US$ 90 miliar.

    Sebenarnya Bezos pernah melampaui Gates sebelumnya namun hanya sebentar. pada Juli lalu, kekayaan Bezos sempat menginjak US$ 90,6 miliar. Sementara kekayaan Gates saat itu hanya berselisih sekitar US$ 500 juta dari Bezos.

    Pada awal tahun, Bezos berhasil menembus empat besar orang terkaya dengan melampaui pendiri Inditex Amancio Ortega dan Investor AS Warren Buffet, saat itu. Seiring dengan kesuksesan strategi Amazon yang melakukan merger dengan toko kelontong Whole Foods, Bezos akhirnya berhasil merangsek ke puncak indeks Bloomberg.

    Akhirnya, pada pekan ini kekayaan Bezos melonjak lagi sebesar US$ 2,4 miliar dan menobatkannya menjadi pengusaha dengan kekayaan bersih 12 digit. Kini, orang-orang bertanya-tanya soal apa yang bakal dilakukan Bezos dengan kekayaannya itu. Pada 2013 lalu, Bezos menggunakan kekayaannya untuk membeli The Washington Post seharga US$ 250 juta. Sementara, Gates dan Buffet menyisihkan sebagian besar kekayaannya untuk beramal.

    Tahun ini, Gates menyumbangkan 5 persen kekayaan bersihnya untuk beramal. Bisa jadi kegiatan itu lah yang akhirnya mempermudah Bezos untuk menyalipnya menjadi orang paling kaya di dunia. Sebab, bila tidak disumbangkan, Bloomberg memprediksi kekayaan Gates bisa mencapai US$ 150 miliar.

    Bezos sendiri sudah memberikan saham Amazon senilai sekitar US$ 500 juta setiap tahun sejak tahun 2002 untuk beramal. Namun, bulan Juni lalu, Bezos menulis cuitan di media sosial untuk meminta usulan soal bagaimana memastikan aktifitas filantropinya benar-benar bisa membantu orang lain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.