Terapkan E-Ticketing, ASDP Gandeng PT Inti

Reporter

Editor

Anisa Luciana

Petugas loket terpadu PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni melayani ribuan pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, 10 JUli 2016. ANTARA/Agus Setyawan

TEMPO.CO, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding/MOU) dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT Inti) dalam pengembangan e-ticketing.

MOU diteken Direktur Utama PT Inti Darman Mappangara dan Direktur Utama PT ASDP Faik Fahmi, di kantor pusat ASDP, Jakarta, Senin, 27 November 2017.

Kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut bakal bekerja sama di bidang industri telekomunikasi, elektronika, informatika, kelistrikan, dan energi. Kedua belah pihak juga sepakat menjalin kerja sama di bidang lain yang relevan.

Baca: Gunung Agung Erupsi, ASDP Optimalkan Penyeberangan ke Bali

Dalam kerja sama ini, PT Inti menyediakan perangkat M-POS untuk e-ticketing PT ASDP yang memiliki kelebihan dalam perangkat terintegrasi atau all-in-one embedded. Integrasi meliputi smartphone, mobile printer, e-KTP reader, dan fingerprint.

ASDP dan PT Inti juga sepakat memanfaatkan layanan INTIPay atau alat bantu pembayaran tunai dan nontunai yang terintegrasi dengan aplikasi pencatatan penjualan serta verifikasi kartu identitas elektronik sebagai media alternatif pembayaran dalam pembelian tiket feri.

Faik Fahmi menjelaskan, kerja sama ASDP dengan PT Inti akan semakin memudahkan calon penumpang membeli tiket feri.

“Kerja sama ini juga sebagai wujud komitmen kami meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa dengan memodernisasi transaksi pembelian," ujarnya melalui siaran pers pada Senin.

BISNIS






ASDP Gandeng Pelni, Integrasikan Aplikasi Penjualan Tiket Kapal

8 Juli 2022

ASDP Gandeng Pelni, Integrasikan Aplikasi Penjualan Tiket Kapal

ASDP Indonesia Ferry dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menandatanganani kerja sama penjualan tiket konektivitas trayek kapal.


Jumlah Penumpang ASDP Mendekati Normal Selama Mudik Lebaran

8 Juni 2022

Jumlah Penumpang ASDP Mendekati Normal Selama Mudik Lebaran

ASDP mencatat pergerakan penumpang terbesar terjadi di Pelabuhan Merak-Bakauheni.


H+4 Lebaran, 160.143 Pemudik Menyeberangi Pelabuhan Bakauheni Menuju Merak

8 Mei 2022

H+4 Lebaran, 160.143 Pemudik Menyeberangi Pelabuhan Bakauheni Menuju Merak

Sebanyak 160.143 orang pemudik menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Pelabuhan Merak.


Arus Mudik, ASDP Catat 760.911 Penumpang dari Jawa Masuki Sumatera

1 Mei 2022

Arus Mudik, ASDP Catat 760.911 Penumpang dari Jawa Masuki Sumatera

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengatakan data Posko pada 22 April (H-10) hingga Ahad pagi, 1 Mei 2022, mencatat sudah 760.911 orang.


H-4 Lebaran, Kendaraan Pribadi Pemudik Dominasi Pelabuhan Merak

28 April 2022

H-4 Lebaran, Kendaraan Pribadi Pemudik Dominasi Pelabuhan Merak

Kendaraan Pemudik memadati Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten pada H-4 Lebaran atau Kamis hari ini.


Penumpang Kapal Feri Bintan-Batam Antre 3 Jam, Ini Penjelasan ASDP

24 April 2022

Penumpang Kapal Feri Bintan-Batam Antre 3 Jam, Ini Penjelasan ASDP

Penumpang kapal feri rute pelayaran dari Pelabuhan Tanjunguban, Kabupaten Bintan menuju Pelabuhan Tanjung Punggur, Kota Batam menunggu antrean 2-3 jam


Mudik Lebaran, Penumpang Kapal Feri Diprediksi Naik 65 Persen: 3,2 Juta Orang

13 April 2022

Mudik Lebaran, Penumpang Kapal Feri Diprediksi Naik 65 Persen: 3,2 Juta Orang

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi jumlah penumpang kapal feri selama periode mudik Lebaran 1443 Hijriah akan meningkat


Dampak Corona, ASDP Tutup Penyeberangan Ketapang-Banyuwangi

1 Mei 2020

Dampak Corona, ASDP Tutup Penyeberangan Ketapang-Banyuwangi

ASDP menghentikan penyeberangan dari Ketapang ke Banyuwangi untuk menghentikan penyebaran virus corona.


Libur Natal dan Tahun Baru, 2 Lintas Penyeberangan Paling Padat

1 Desember 2019

Libur Natal dan Tahun Baru, 2 Lintas Penyeberangan Paling Padat

Sebagaimana libur Natal dan Tahun Baru pada tahun-tahun sebelumnya, lintasan Merak -Bakauheni, dan Ketapang-Gilimanuk akan sangat padat.


Naikkan Tarif Penyeberangan Hingga 28 Persen, Ini Alasan Kemenhub

9 Oktober 2019

Naikkan Tarif Penyeberangan Hingga 28 Persen, Ini Alasan Kemenhub

Kemenhub mencatat, tarif angkutan penyeberangan tidak naik sejak 2016.