Letusan Gunung Agung, 2 Penerbangan Dibatalkan Bandara Ahmad Yani

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Agung, Bali, mengeluarkan debu vulkanik saat erupsi, pada 27 November 2017. Status gunung ini ditingkatkan ke level paling tinggi, dan pemerintah menutup Bandara Ngurah Rai, Denpasar. AP/Firdia Lisnawati

    Gunung Agung, Bali, mengeluarkan debu vulkanik saat erupsi, pada 27 November 2017. Status gunung ini ditingkatkan ke level paling tinggi, dan pemerintah menutup Bandara Ngurah Rai, Denpasar. AP/Firdia Lisnawati

    TEMPO.CO, Semarang -Kepala Pelayanan Umum Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, M Dimyati mengungkapkan ada dua penerbangan menuju Bali dari bandara tersebut yang dibatalkan. Hal itu terjadi lantaran fenomena letusan Gunung Agung masih berlangsung.

    "Ada dua pesawat dari Ahmad Yani menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dibatalkan. Pertama Wings Air (nomor IW 2802) pukul 06.00 (WIB) tadi, dan Garuda Indonesia (nomor GA 446) yang dijadwalkan terbang pukul 14.00," kata Dimyati di Semarang, Senin 27 November 2017.

    Peringatan tersebut diterima pihaknya hingga Selasa 28 November 2017 pukul 07.00. Peringatan sewaktu-waktu bisa saja berubah menyesuaikan fenomena yang terjadi sekarang.

    Selebihnya, para penumpang sudah dilayani pengembalian tiket secara penuh. Sebagian dari mereka melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.

    Baca: Erupsi Gunung Agung, Garuda Indonesia Batalkan 88 Penerbangan

    Meski penerbangan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai dibatalkan, namun penerbangan menuju Surabaya tidak ada masalah. Tiga penerbangan dari Bandara Ahmad Yani menuju Juwanda tetap berlangsung sesuai jadwal.

    Hingga hari ini, tidak ada penerbangan darurat yang harus dilakukan di Ahmad Yani Semarang. Menurut Dimyati, hampir seluruh bandara di Indonesia sudah menerima catatan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

    "Namun kami tetap stnadby untuk pemberhentian alternatif bandara terhadap pesawat yang akan mendarat di Ahmad Yani, tentunya sesuai kapasitas," tutup Dimyati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.