Meski Akan Tutup, Gerai Matahari di Lombok Rayakan Ultah Kedua

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana ultah kedua matahari ds di gerai lombok city center, 26 November 2017. TEMPO/Supriyantho Khafid

    Suasana ultah kedua matahari ds di gerai lombok city center, 26 November 2017. TEMPO/Supriyantho Khafid

    TEMPO.CO, Mataram - Sekitar 150 karyawan Matahari Department Store di Lombok City Center (LCC), Mataram, berkumpul di atrium mal, lantai I, pagi tadi. Selama dua jam, pada pukul 08.00-10.00, mereka merayakan ulang tahun kedua gerai tersebut, yang dibuka pada 26 November 2015.

    Store Manager Matahari Department Store LCC Abdul Azis mengemukakan melalui telepon suasana suka dan duka mewarnai pertemuan mereka. ''Ada tukar kado dari semua karyawan yang sebelumnya dikumpulkan,'' kata Abdul kepada Tempo, Minggu, 26 November 2017. Acara tukar kado dilakukan secara acak.

    Selain itu, para karyawan juga mengadakan pentas seni. Acara ini, kata Abdul, sangat mengharukan karena merupakan pesta ulang tahun yang terakhir sebelum gerai tersebut ditutup pada 1 Januari 2018. Dua orang yang mewakili karyawan mengungkapkan kesan-kesan mereka yang bernada mengharukan merayakan ulang tahun kedua gerai Matahari tersebut.

    "Kami sudah betah di sini. Akrab, kekeluargaan. Kapan bisa berkumpul lagi? Kami berharap bisa buka kembali,'' kata salah seorang karyawan.

    Baca: Ini Sebab Gerai Matahari di Lombok City Center Ditutup 

    Sejak Sabtu, 25 November 2017, ada peningkatan pengunjung setelah ramainya berita Matahari gerai LCC tersebut akan ditutup. Abdul mengaku terjadi peningkatan pengunjung selama sehari hingga 4.500 orang. Dua kali lipat dari hari biasanya sebanyak 2.500-an orang. “Value pun meningkat walaupun harga promosi masih normal. Bukan promosi menjelang ditutup,'' ucapnya.

    Di gerai tersebut ada ribuan barang, dengan yang terbanyak koleksi pakaian pria dan wanita, remaja dan dewasa. Nilai barang dagangan gerai Matahari LCC ini mencapai 25 persen dari total investasi satu gerai yang mencapai Rp 40 miliar. Stok barang yang tersedia belum dipastikan akan dijual promo karena menunggu kebijakan dari kantor pusat.

    Mengenai penjualan promo menjelang tutup selamanya tersebut, belum seperti yang dilakukan di Mal Taman Anggrek dan Pasar Raya di Jakarta. ''Belum ada instruksi apakah sama diskon besar-besaran. Jangka waktu tutupnya masih panjang,'' ucap Abdul.

    Sesuai dengan rencana, mengingat sepinya pengunjung di LCC, gerai ke-141 itu akan ditutup. Ini adalah gerai ke-16 yang beroperasi di wilayah Bali dan Kalimantan, dengan nilai investasi sekitar Rp 40 miliar. Gerai ini menempati lokasi dua lantai seluas 6.000 meter persegi.

    Sebaliknya, gerai Matahari di Lombok Epicentrum Mal (LEM) akan melakukan ekspansi bisnis dengan menambah luas lokasinya. ''Di sini cerah. Semua tenant ada di sini, '' ujar Store Manager Matahari LEM Putu Yuniartha kepada Tempo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.