Garuda Online Travel Fair, Simak Harga dan Rute Pilihan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung memadati stan agen wisata di Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta Convention Center, Jakarta, 7 Oktober 2016. Garuda Indonesia menggandeng BNI dalam penyelenggaraan Garuda Travel Fair 2016 fase 2. Tempo/Tony Hartawan

    Pengunjung memadati stan agen wisata di Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta Convention Center, Jakarta, 7 Oktober 2016. Garuda Indonesia menggandeng BNI dalam penyelenggaraan Garuda Travel Fair 2016 fase 2. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Garuda Indonesia kembali menggelar garuda online travel fair mulai hari ini hingga 30 November 2017, yang dibuka secara bertahap, yakni 21-23 November untuk First Class dan Bisnis Class dan tanggal 24-30 November untuk semua kelas. Direktur Marketing & IT Garuda Indonesia Nina Sulistyowati menyebutkan ada beberapa rute yang menarik dicermati para pelancong.

    Untuk penerbangan internasional, misalnya, tiket pulang pergi rute Jakarta - Singapura dibanderol mulai Rp 1,6 juta. Penerbangan internasional lainnya, adalah rute pulang-pergi Jakarta - Sydney yang dihargai Rp 6 juta dan Jakarta - London Rp 8,6 juta. "Singapura masih jadi favorit," kata dia di Hard Rock Cafe, Jakarta, Senin 20 November 2017.

    Simak: Garuda Online Travel Fair Dipuji Kementerian Pariwisata

    Sementara untuk penerbangan domestik, sejumlah rute bisa menjadi pilihan pelancong. Misalnya, Jakarta - Derawan via Berau yang bisa ditebus dengan harga Rp 1,6 juta, Pulau Komodo via Labuan Bajo yang dijual seharga Rp 1,7 juta, ataupun terbang ke Raja Ampat via Sorong dengan ongkos Rp 2,7 juta pulang pergi.

    Selain tiga rute domestik itu, NIna mengatakan destinasi dalam negeri yang masih menjadi favorit pelancong adalah Bali dan Yogyakarta. Tiket pulang pergi Jakarta - Bali bisa dibeli dengan harga Rp 1,3 jutaan, sementara Jakarta - Yogyakarta dihargai Rp 916 ribuan.

    Rute lain yang bisa diburu, kata Nina, adalah perjalanan ke Hongkong, Bangkok, Beijing, Tokyo/Osaka, Korea, dan Amsterdam untuk lini penerbangan internasional. Pada paket domestik, pilihan lain yang perlu dicermati adalah rute Sumba, Manado, Makasar, dan Belitung. "Tapi bukan terbatas pada pilihan ini saja ya, yang kita highlight ini yang banyak diminta, traffic-nya memang selama ini yang tertinggi," ujarnya.

    Dia berujar ketersediaan kursi yang ditawarkan mencapai sekitar tiga juta kursi. Adapun periode terbang yang ditawarkan sampai 20 Oktober 2018. "Beli di GOTF bisa hemat sampai 75 persen."

    Selain menjajakan tiket penerbangan, pada gelaran ini maskapai pelat merah itu juga bakal menyajikan pilihan penginapan, paket wisata, dan alat melancong dengan harga diskon. Untuk itu, Garuda menggandeng beberapa mitra usaha lainnya seperti mitra usaha Hotel, yakni Swiss-Belhotel International, Agoda, Parador Group Hotel, Hotelopia, dan MyHotelFinder; mitra usaha Paket Perjalanan dari Garuda Indonesia Holiday; serta mitra usaha untuk perlengkapan liburan, yakni VIP Plaza, Zalora; dan mitra fotografi yakni Sweet Escape.

    Pada gelaran kali ini, Garuda Indonesia menargetkan pendapatan sebesar Rp 175 miliar, 2 juta pengunjung website dan 50.000 pengunduh baru mobile app Garuda Indonesia. Pada tahun 2017 ini Garuda Indonesia telah melaksanakan GOTF phase 1 pada bulan Maret-April 2017 lalu yang berhasil memperoleh pendapatan penjualan sebesar Rp 162 miliar, 1,7 pengunjung website dan 32.000 pengunduh baru mobile app Garuda Indonesia. Sementara, GOTF phase 2 dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 lalu dan berhasil meraih penjualan sebesar Rp 173 miliar dan hampir 2 juta pengunjung website, dan lebih dari 50.000 pengunduh baru mobile app.

    Penawaran tersebut dapat diakses melalui microsite Garuda Online Travel Fair : www.garuda-Indonesia.com/gotf, website Garuda Indonesia : www.garuda-Indonesia.com dan Mobile App Garuda Indonesia.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.