Telkomsel Terus Perluas Jaringan 4G di Lokasi Destinasi Wisata

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pejabat Telkomsel Area Jawa Bali mempromosikan jaringan 4G hadir di semua kabupaten kota di Jawa-Bali, 21 Desember 2016. Masyarakat pedesaan bisa menikmati jaringan 4G untuk semua kegiatan usahanya. Foto: Budi Purwanto

    Sejumlah pejabat Telkomsel Area Jawa Bali mempromosikan jaringan 4G hadir di semua kabupaten kota di Jawa-Bali, 21 Desember 2016. Masyarakat pedesaan bisa menikmati jaringan 4G untuk semua kegiatan usahanya. Foto: Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) berencana menambah kapasitas jaringan pita lebar (broadband) pada sejumlah titik destinasi wisata. "Kita sudah membangun jaringan 4G dan 3G di beberapa wilayah destinasi wisata itu dan kami juga sedang mengembangkan semua ekosistem digital untuk mendukung ini," tutur Chief Executive Officer (CEO) PT Telekomunikasi Selular, Ririek Adriansyah, Senin, 13 November 2017. 

    Penambahan kapasitas broadband tersebut didasari pada potensi pariwisata di Indonesia yang sangat besar. Untuk mendukung pemerintah dalam mempromosikan pariwisata lokal, Telkomsel juga sudah meningkatkan kualitas jaringan pada 12 lokasi destinasi wisata utama di Tanah Air.

    Baca: Telkomsel Buka Jaringan 2G dan 3G di Perbatasan Timor Leste

    Destinasi wisata utama Indonesia tersebut adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo‎ di Nusa Tenggara Timur, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur dan Kepulauan Seribu di DKI Jakarta. Selain itu destinasi wisata utama lainnya adalah Toba di Sumatera Utara, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Tanjung Lesung di Banten, Morotai di Maluku Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Bunaken di Sulawei Utara dan Raja Ampat di Papua Barat.

    Menurut Ririek, optimalisasi ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan wisatawan yang aktif menggunakan layanan komunikasi selama berada di lokasi wisata. "‎Kami berharap bisa menambah lagi, jadi tidak hanya 12 titik saja. Mungkin nanti bisa lebih. Ini upaya yang kami lakukan untuk mendukung pariwisata Indonesia agar dapat bersaing," katanya.

    Ririek menjelaskan dewasa ini perilaku komunikasi para wisatawan perlahan mulai bergeser‎ dimana penggunaan layanan data untuk mengunggah foto dan video di tempat wisata kini lebih dominan dibandingkan penggunaan layanan SMS maupun suara.

    Baca: Telkomsel Berkomitmen dalam Bangun Jaringan 4G di Perbatasan

    Selain itu, wisatawan juga seringkali memanfaatkan layanan data untuk melakukan perjalanan mulai dari mencari informasi tempat wisata, pesan tiket, dan melakukan pembayaran secara online.

    Telkomsel, kata Ririek, sudah menggunakan big data untuk membantu wisatawan dalam memaksimalkan liburannya. "Jadi wisatawan itu bisa tahu dari posisi mereka saat ini, di mana ada tempat wisata dan di mana ada penginapan," ujarnya.

    Ririek menjelaskan untuk mendukung jaringan pita lebar, Telkomsel sudah membangun 152 ribu Base Transceiver Station (BTS), dimana 103 ribu BTS merupakan BTS 4G dan 3G. Selain itu, sebanyak 753 BTS di antaranya adalah BTS di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.