Jumat, 23 Februari 2018

Tip Perencana Keuangan: Menikah atau Beli Rumah Dulu

Reporter:

Caesar Akbar

Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

Jumat, 10 November 2017 15:12 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tip Perencana Keuangan: Menikah atau Beli Rumah Dulu

    Ilustrasi Beli Rumah. skbrothers.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pilihan menikah atau membeli rumah terlebih dahulu tak jarang menjadi pertanyaan pelik yang harus dijawab pekerja pemula. Pasalnya, kedua hal tersebut membutuhkan biaya tak sedikit dan butuh perencanaan matang untuk mewujudkannya.

    Perencana keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari Assad, mengatakan menikah dan membeli rumah adalah dua hal yang penting untuk diprioritaskan. "Tergantung dari situasi dan kondisi yang dihadapi," ujarnya saat dihubungi Tempo, Jumat, 10 November 2017. 

    Baca: Orang Indonesia Perlu Berpikir 9 Bulan untuk Beli Rumah, Kenapa?

    Tejasari menyarankan apabila seseorang belum memiliki rencana menikah, lebih baik membeli rumah terlebih dahulu dengan cara mencicil. “Kalau memang belum ada rencana menikah, langsung saja beli rumahnya dulu. Karena, sekarang banyak program pemerintah uang muka atau DP 0 persen, DP bisa dicicil," katanya. 

    Namun, jika seseorang sudah memiliki pasangan dan siap menikah, Tejasari menyarankan agar pernikahan dilakukan secara sederhana, sehingga sisa dana yang dimiliki bisa dialokasikan untuk mencicil kepemilikan rumah.

    Hal senada disampaikan Country Manager Rumah123 Ignatius Untung. Ia menyebutkan opsi membeli rumah sangat penting karena harga hunian yang terus naik tiap tahun. 

    Bagi yang ingin mendahulukan pembelian rumah, kata Untung, masih ada beberapa pilihan rumah di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi untuk kalangan milenial yang berpenghasilan berkisar Rp 4-7 juta. "Paling murah yang kami tahu sekitar Rp 250 juta di kawasan Cinere, Cimanggis, atau Bogor," ucap Untung.

    Adapun ukuran rumah, kata Untung, untuk kisaran harga tersebut adalah luas bangunan 21 meter persegi serta luas lahan 60 meter persegi. "Itu di luar Jakarta," ucapnya. Sementara hunian di Jakarta paling murah adalah kamar apartemen 18 meter persegi di kisaran Rp 300 juta.

    Untung menyarankan pembelian rumah dilakukan segera, kemudian melakukan pernikahan. "Setelah menikah, keduanya bisa saling membantu mencicil rumah yang sebelumnya sudah dibeli," ujarnya. Apabila cicilan sudah rampung, keduanya punya pilihan merenovasi rumah pertama mereka atau malah menyiapkan membeli rumah kedua.

    ALFAN HILMI


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.