LIPI Mengeluh Rendahnya Kontribusi Swasta terhadap Penelitian

Suasana diskusi Selamatkan Teluk Jakarta di gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, 26 Oktober 2017. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko menjelaskan, hingga saat ini, pendanaan penelitian dari swasta masih kecil. Besaran pendanaan penelitian dan pengembangan (Litbang) dari swasta pada 2016 hanya Rp 5 triliun, sedangkan dana dari pemerintah Rp 26 triliun. Padahal, mengacu pada acuan yang ditetapkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO) Perserikatan Bangsa-Bangsa, perbandingan pendanaan antara swasta dan pemerintah adalah 1:3 atau 1:4.

"Swasta belum banyak mau berkontribusi, mungkin karena insentif yang diberikan pemerintah masih kurang atau karena kemampuan riset peneliti Indonesia masih rendah dan belum memenuhi kebutuhan swasta," ujar Handoko saat ditemui Tempo di Hotel Margocity, Depok, Rabu, 8 November 2017.

Lebih lanjut, Handoko menjelaskan, salah satu cara menarik minat swasta membiayai riset litbang LIPI adalah memberikan insentif yang sesuai. Ia mencontohkan salah satu cara yang digunakan di beberapa negara agar swasta mau berkontribusi, yakni dengan tax deduction (pengurangan pajak).

"Idealnya, di negara lain itu (pengurangan pajak) 1:3. Jadi, kalau perusahaan mengalokasikan belanja riset 100 persen, pengurangan pajaknya 300 persen," tuturnya.

Saat ini, ia menjelaskan, insentif pengurangan pajak yang diberlakukan hanya 1:1. Hal ini, kata Handoko, karena undang-undang pajak yang mengaturnya demikian.

Handoko berharap, melalui amandemen revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Pendidikan, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, yang saat ini sudah masuk rapat dengar pendapat (RDP), insentif tersebut dapat ditingkatkan. "Undang-undang pengganti tahun 2002 kira-kira selesai tahun depan," ucapnya.






Kebun Raya Purwodadi Buka Lagi, Kendaraan Dilarang Masuk

27 Juli 2020

Kebun Raya Purwodadi Buka Lagi, Kendaraan Dilarang Masuk

Selain Kebun Raya Purwodadi, LIPI telah membuka kembali Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, dan Kebun Raya Eka Karya Bali.


Tips Cegah Kontaminasi Bakteri Listeria pada Jamur Enoki

29 Juni 2020

Tips Cegah Kontaminasi Bakteri Listeria pada Jamur Enoki

Peneliti LIPI mengatakan pengolahan dan penyimpanan yang baik dapat mencegah kontaminasi bakteri Listeria monocytogenes di jamur enoki.


Menristek: Akhir Mei, 50 Ribu Alat Tes PCR Lokal Diproduksi

5 Mei 2020

Menristek: Akhir Mei, 50 Ribu Alat Tes PCR Lokal Diproduksi

Bambang Brodjonegoro mengatakan alat pendeteksi Virus Corona alias COVID-19 baik berbasis PCR maupun non-PCR tengah dikembangkan di dalam negeri.


LIPI Tunggu Sikap Pemerintah Terhadap Lembaga Riset dan BRIN

18 Oktober 2019

LIPI Tunggu Sikap Pemerintah Terhadap Lembaga Riset dan BRIN

LIPI akan mengikuti kebijakan yang dikeluarkan pemerintah karena tentang pembentukan BRIN


Reorganisasi Internal, Kepala LIPI: Sudah Disetujui Kemenpan-RB

31 Januari 2019

Reorganisasi Internal, Kepala LIPI: Sudah Disetujui Kemenpan-RB

Menurut Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko, reorganisasi internal sudah disetujui Kemenpan-RB.


2 Dekade COREMAP, Ini Pencapaian LIPI di Ekosistem Pesisir

10 Desember 2018

2 Dekade COREMAP, Ini Pencapaian LIPI di Ekosistem Pesisir

Sejak tahun 1998, LIPI terlibat dalam kegiatan COREMAP.


Laksana Tri Handoko Dilantik Jadi Kepala LIPI yang Baru

31 Mei 2018

Laksana Tri Handoko Dilantik Jadi Kepala LIPI yang Baru

Sebelum menjadi Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko menjabat sebagai Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik.


Rayakan HUT Ke-201, Kebun Raya Bogor Gelar Pameran Seni Botani

18 Mei 2018

Rayakan HUT Ke-201, Kebun Raya Bogor Gelar Pameran Seni Botani

Kegiatan berlangsung selama tiga hari mulai 18 sampai 20 Mei 2018 di Gedung Samida Kebun Raya Bogor.


LIPI dan Singapura Gelar Ekspedisi Kelautan di Palung Sunda-Jawa

24 Maret 2018

LIPI dan Singapura Gelar Ekspedisi Kelautan di Palung Sunda-Jawa

Ekspedisi kelautan LIPI dan Singapura itu menggunakan kapal Baruna Jaya VIII milik LIPI yang berlayar selama 14 hari.


LIPI Tawarkan Dua Teknologi Atasi Pencemaran Air Jakarta

22 Maret 2018

LIPI Tawarkan Dua Teknologi Atasi Pencemaran Air Jakarta

LIPI menawarkan dua teknologi untuk mengatasi persoalan pencemaran air yang terintegrasi untuk Kota Jakarta.