YLKI Minta Kominfo Hentikan Konten Whatsapp Porno

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanggapan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tentang GIF WhatsApp Konten. (Instagram/Kementerian Komunikasi dan Informatika)

    Tanggapan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tentang GIF WhatsApp Konten. (Instagram/Kementerian Komunikasi dan Informatika)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi mendesak Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menghentikan konten pornografi di emoticon atau GIF aplikasi chatting Whatsapp.

    "YLKI juga mendesak managemen Whatsapp untuk mengubah dan memperbaiki konten dimaksud," kata Tulus Abadi dalam siaran tertulis, Senin, 6 November 2017.

    Simak: Polri Minta Kominfo Blokir Konten Porno di Whatsapp

    Menurut Tulus YLKI baru-baru ini banyak menerima pengaduan dari konsumen terkait adanya konten bernuansa pornografi di emoticon Whatsapp.

    Tulus mengatakan YLKI telah melalukan recheck terkait hal tersebut. Ia menilai benar adanya konten bernuansa pornografi di emoticon Whatsapp, baik dengan ilustrasi manusia, binatang, boneka teletubbies, kartun, dan lain sebagainya.
     
    "Ini jelas sangat tidak positif untuk kebutuhan konsumen anak-anak dan remaja," kata Tulus.
     
    Tulus juga meminta kalangan orang tua untuk mewaspadai penggunaan smartphone pada anak-anaknya agar tidak terpapar konten pornografi di Whatsapp tersebut.
     
    HENDARTYO HANGGI

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.