Lazada Berbagi Tip Berburu Diskon saat Harbolnas

Reporter

Aktivitas karyawan terlihat melalui logo dari toko online Lazada, di kantor perusahaan di Jakarta, 15 April 2016. REUTERS/Darren Whiteside

TEMPO.CO, Jakarta - Hari Belanja Online Nasional akan tiba pada 12 Desember 2017. Biasanya, konsumen kerap kalap berbelanja karena banyaknya diskon yang ditawarkan penjual.

Agar kantong tak terkuras habis, Lazada membocorkan tip yang harus disiasati konsumen. Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Achmad Alkatiri mempunyai kiat untuk warganet yang ingin berbelanja saat Harbolnas.

Sebelum berbelanja, menurut Achmad, pastikan dulu barang yang akan dibeli sebelum Harbolnas tiba. "Sebab akan banyak promo dan diskon besar-besaran yang dijual toko online seperti Lazada," kata Achmad di Jakarta, Selasa, 31 Oktober 2017. Selain itu, warganet harus terus memantau barang yang menjadi incarannya setiap hari.

Menurut dia, akan ada waktu-waktu spesial yang disiapkan pelaku e-commerce untuk menjual produk mereka dengan diskon yang sangat besar. Bahkan setiap hari menjelang Harbolnas akan ada promo yang berbeda-beda dari produk dan diskonnya.

Lazada mengadakan program online revolution selama dua hari pada 11 November dan 12 Desember 2017, untuk menyambut Harbolnas. "Akan ada promo spesial setiap tiga jam sekali."

Achmad menuturkan produk elektronik merupakan barang yang paling banyak dicari warganet. Setelah itu, fesyen juga sekarang paling banyak diburu, dan menjadi produk yang pertumbuhan penjualanya paling tinggi peningkatanya.

"Saran saya pantau terus promo di toko online, sebab harganya akan berubah pada waktu-waktu tertentu saat Harbolnas," ujarnya.

Agar tidak terjebak dengan sejumlah tawaran diskon yang bisa membuat kantong jebol pada Harbolnas, Eko Endarto, perencana keuangan Financial Consulting, mempunyai kiatnya. "Dalam mengelola keuangan harus membuat skala prioritas," kata Eko.

Eko mengatakan dalam pengeluaran kebutuhan sehari-hari, karyawan harus mempunyai daftar untuk memanfaatkan uang mereka. Karyawan harus membagi pengeluaran ke dalam tiga kategori, terutama yang sifatnya wajib, kebutuhan dan keinginan.

"Kalau wajib yang sifatnya tidak bisa ditunda, dan digantikan seperti pengeuaran untuk membayar listrik, dan biaya pendidikan," katanya. Sedangkan, pengeluaran yang sifatnya kebutuhan sifatnya tidak bisa ditunda, tetapi bisa digantikan.

Eko mencontohkan pengeluaran yang bersifat kebutuhan seperti membelanjakan kebutuhan makanan sehari-hari, yang jenisnya bisa diganti, tetapi tidak bisa ditunda. Selain itu, pengeluaran yang sifatnya keinginan merupakan kebutuhan yang bisa ditunda dan diganti, seperti rencana makan diretoran. "Yang pasti karyawan harus membagi pengeluarannnya ke dalam tiga jenis tersebut," ucapnya.

Eko menyarankan karyawan yang gajinya masih belum besar atau setara dengan upah minimum regional, untuk benar-benar cermat dalam mengelola keuangan. Bahkan, mereka diharuskan untuk membuat jadwal dan daftar kebutuhan yang akan mereka beli.

Selain itu, kata Eko, jangan cepat tertarik dengan potongan harga murah dari banyaknya tawaran berbagai barang di toko online. Namun, jika ingin berbelanja online tetap cari harga yang paling murah, tetapi sesuai dengan yang dibutuhkan. "Kalau belanja tetap, cari yang termurah,"






Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

8 hari lalu

Program Naik KeLaz, Giliran SMK Berlatih Wirausaha

Lebih dari 700 siswa SMK bergabung dalam payung Gerakan AKAR Digital Indonesia dari Lazada.


Survei: Milenial Jadi Kelompok Generasi yang Paling Banyak Belanja saat Harbolnas 2022

42 hari lalu

Survei: Milenial Jadi Kelompok Generasi yang Paling Banyak Belanja saat Harbolnas 2022

Sigi menunjukkan 84 persen responden akan berbelanja pada momentum Harbolnas. Mayoritas dari responden tersebut adalah kelompok berusia 26-35 tahun.


Menjelang Harbolnas, Lazada Bekali Strategi Bisnis Pelaku UMKM Raih Cuan Berlipat

49 hari lalu

Menjelang Harbolnas, Lazada Bekali Strategi Bisnis Pelaku UMKM Raih Cuan Berlipat

Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional akan digelar pada 11.11 dan 12.12.


300 Motor Listrik Bakal Digunakan Polda Bali di KTT G20

57 hari lalu

300 Motor Listrik Bakal Digunakan Polda Bali di KTT G20

Kepolisian Daerah (Polda) Bali dilaporkan siap menggunakan 300 unit motor listrik untuk pengamanan KTT G20 di Nusa Dua.


Dompet Digital DANA Dapat Suntikan Rp 2,87 Triliun dari Sinar Mas dan Lazada, Digunakan untuk Apa?

12 Agustus 2022

Dompet Digital DANA Dapat Suntikan Rp 2,87 Triliun dari Sinar Mas dan Lazada, Digunakan untuk Apa?

Layanan dompet digital DANA resmi mendapat suntikan dana senilai US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,87 triliun dari Grup Sinar Mas dan Lazada Group.


Tampil Keren Saat Hang Out, Rekomendasi Barang yang Kamu Perlukan

6 Juni 2022

Tampil Keren Saat Hang Out, Rekomendasi Barang yang Kamu Perlukan

Kegiatan hang out bersama teman semakin banyak dilakukan setelah semakin longgarnya pembatasan pandemi. Barang apa yang perlu dibeli agar tetap kece?


Grup Alibaba Tunjuk James Dong sebagai CEO Baru Lazada Asia Tenggara

5 Juni 2022

Grup Alibaba Tunjuk James Dong sebagai CEO Baru Lazada Asia Tenggara

Grup Alibaba menunjuk James Dong sebagai CEO Lazada Asia Tenggara menggantikan Chun Li. Apa alasannya dan bagaimana track record Dong sebelumnya?


Iklan Lazada Disebut Singgung Kerajaan Thailand, Kini Diboikot Tentara

10 Mei 2022

Iklan Lazada Disebut Singgung Kerajaan Thailand, Kini Diboikot Tentara

Lazada membuat iklan yang menyinggung Kerajaan Thailand. Apa isinya?


Konser Ramadan 2022 Hadirkan Kotak hingga Raisa, Catat Tanggalnya

9 April 2022

Konser Ramadan 2022 Hadirkan Kotak hingga Raisa, Catat Tanggalnya

Konser Ramadan 2022 akan mempersembahkan penampilan dari Rara Lida, Kotak, Tri Suaka dan Nabila Maharani, serta Raisa.


Cerita Para Penjual di Lazada Jatuh Bangun Berdagang

17 Maret 2022

Cerita Para Penjual di Lazada Jatuh Bangun Berdagang

Para penjual di Lazada berbagi kunci sukses berdagang online.