Ingin Hunian di Jakarta? Pengembang Ini Tawarkan Cicilan 120 Kali

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi apartemen. ANTARA/Andika Wahyu

    Ilustrasi apartemen. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengembang Green Pramuka menawarkan cicilan lebih panjang kepada konsumen untuk memudahkan pembelian hunian.

    Marketing Director Green Pramuka, Jeffry Yamin mengatakan kemudahan berupa program cicilan lebih panjang, yakni sekitar 120 kali atau Rp.3 jutaan/bulan kepada konsumen. 

    “Memiliki hunian yang nyaman, layak dan terjangkau di tengah kota Jakarta merupakan impian hampir setiap orang, namun persoalan harga yang tinggi untuk hunian di Jakarta dan persyaratan administrasi yang rumit kerap menjadi kendala," kata dia dilansir dari Bisnis.com, Selasa 31 Oktober 2017.

    Simak: Menggunakan Kaca Film untuk Apartemen

    Selain itu, hanya dengan membayar uang muka sebesar 20 persen, para konsumen dapat langsung menempati unit yang tersedia lengkap dengan compact furnish.

    “Kami berharap dengan berbagai program yang kami tawarkan dapat menjadi solusi dalam mewujudkan impian masyarakat untuk memiliki hunian yang layak dan terjangkau dengan lokasi yang strategis dan nyaman di tengah Kota Jakarta”, harap Jeffry.

    Hingga saat ini Green Pramuka City sudah memiliki sembilan menara yang sudah siap dihuni. Untuk menara delapan yang dilepas tahun lalu sudah mencatatkan penjualan 60 persen, sedangkan menara kesembilan yang dirilis Juli lalu sudah terjual sekitar 40 persen atau 400 unit dan untuk tipe studio seharga Rp 400 jutaan sudah habis terjual 100 persen.

    Sementara tahun depan, seiring membaiknya ekonomi tersebut, PT Duta Paramindo Sejahtera berencana merilis menara hunian terbaru dalam proyek Green Pramuka City seluas 12,8 hektare di Jakarta Pusat pada 2018. Hal ini untuk mengejar penyelesaian target pembangunan seluruh kawasan Green Pramuka City.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.