Dorong Swasembada, JK: Produktivitas Pangan Harus Naik 3 Persen

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wapres Jusuf Kalla mewakili Indonesia menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York, Amerika Serikat, 21 September 2017.  Kalla menggarisbawahi tiga hal dalam upaya mencapai

    Wapres Jusuf Kalla mewakili Indonesia menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York, Amerika Serikat, 21 September 2017. Kalla menggarisbawahi tiga hal dalam upaya mencapai "Perdamaian dan Kehidupan yang Layak secara Berkelanjutan, bagi Semua Orang di Muka Bumi". REUTERS/Eduardo Munoz

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa Indonesia harus meningkatkan produktivitas pangan kurang lebih 3 persen per tahun untuk mencapai keberlanjutan dan swasembada pangan. Salah satunya karena ada tantangan berupa konversi lahan pertanian menjadi kawasan industri dan perumahan sebesar 1,5 persen per tahun dari total lahan yang tersedia. 

    "Kita mengetahui bahwa setiap tahun konversi lahan pertanian ke lahan industri dan perumahan kurang lebih 1,5 persen, penduduk bertambah juga 1,5 persen per tahun. Jadi, setidak-tidaknya, untuk keberlanjutan di Indonesia, harus ada peningkatan produktivitas di atas 3 persen," kata JK dalam pidato kunci pada Forum Pangan Asia-Pasifik, di Jakarta, Senin, 30 Oktober 2017.

    Baca: JK Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2017 Naik, Ini Indikasinya

    JK menambahkan, persoalan pangan merupakan bahan diskusi jangka panjang. Beberapa kali Indonesia juga menghadapi tantangan terkait luasan lahan, jumlah penduduk dan juga peralihan lahan, namun bisa dihindari dengan adanya penerapan teknologi pangan. "Baik itu teknologi pangan, yang memungkinkan kita semua memenuhi kebutuhan pangan itu dengan baik. Walaupun belum sempurna," ujar JK.

    Menurut JK, tantangan ke depan adalah bagaimana untuk meningkatkan teknologi bidang pangan, dalam upaya untuk meningkatkan kualitas maupun produktivitas pangan, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dunia.

    Forum Pangan Asia-Pasifik tersebut diharapkan bisa membentuk kerja sama antar masing-masing pemangku kepentingan dalam memenuhi kriteria keamanan pangan, keberlanjutan dan kualitas pangan.

    Dalam Forum Pangan Asia-Pasifik ini akan dipertemukan seluruh pemangku kepentingan bidang kesehatan, lingkungan hidup, dan sistem pangan. Forum tersebut bersifat informal dan bukan untuk menghasilkan sebuah komitmen, kesepakatan bersama atau sebuah kebijakan dalam hasil akhirnya. Namun tiap negara akan menindaklanjuti hal-hal yang telah dibahas dengan melakukan aksi nyata dan melaporkan pada forum selanjutnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.