Kamis, 19 Juli 2018

Pesatnya Tren Teknologi Jadikan Industri Game Nasional Prospektif

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai  1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images

    Salah satu industri game dunia Sony and XBOX ONE, mengikuti pameran ini. Industri game di Inggris menyumbang GDP terbesar bagi Inggris, dengan total nilai transaksi mencapai 1.72 milyar poundsterling. Birmingham, Inggris, 24 September 2015. M Bowles / Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen komputer, Acer, menilai dalam beberapa tahun, industri game di Indonesia akan tumbuh. 

    President Acer Asia-Pacific Andrew Hou mengatakan potensi industri game Indonesia sangat besar. Hal itu akan berdampak baik terhadap penjualan salah satu lini produk laptop Acer, yaitu Predator.

    "Indonesia hampir seperti India, punya populasi penduduk yang banyak dan agresif jika menyangkut tren teknologi," kata Andrew, seperti dikutip Bisnis.com, Sabtu, 21 Oktober 2017.

    Acer akan menyelenggarakan turnamen e-sport berskala internasional di Indonesia pada Januari 2018. Andrew berharap hal tersebut dapat berimplikasi pada pertumbuhan peminat game di Indonesia.

    "(Turnamen) Ini adalah tonggak sejarah terpenting bagi Acer di ranah gaming dan merupakan bukti serta komitmen kami terus berinovasi," ujar Andrew.

    Andrew menambahkan, turnamen tersebut akan menjadi agenda tahunan Acer untuk membentuk ekosistem gaming di Indonesia.

    Dia juga berharap ekosistem gaming yang tumbuh dapat menghasilkan bakat-bakat profesional yang mampu bersaing di kelas internasional. 

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Venna Melinda dan Legislator yang Pindah Partai di Pemilu 2019

    Beberapa politikus pindah partai dalam pendaftaran calon legislator untuk Pemilu 2019 yang berakhir pada 17 Juli 2018. Berikut beberapa di antaranya.