Reaksi Pasar Saham Adem Ayem terhadap Pelantikan Anies - Sandi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyandang disabilitas dari Yayasan Difabel Mandiri Indonesia (YDMI) mengamati pergerakan harga saham saat mengikuti Sekolah Pasar Modal bagi Difabel di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 18 Januari 2017. Pelatihan ini mengenalkan investasi melalui jual beli saham bagi kaum difabel. Tempo/Tony Hartawan

    Penyandang disabilitas dari Yayasan Difabel Mandiri Indonesia (YDMI) mengamati pergerakan harga saham saat mengikuti Sekolah Pasar Modal bagi Difabel di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 18 Januari 2017. Pelatihan ini mengenalkan investasi melalui jual beli saham bagi kaum difabel. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Nicky Hogan mengatakan pelantikan Gubernur dan Wakil DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, pada 16 Oktober 2017 tidak berpengaruh pada laju indeks harga saham gabungan atau IHSG dan nilai tukar rupiah. "Kalau pelantikan, ini kan sebenarnya sudah selesai pemilihan. Pelantikan tidak ada pengaruhnya-lah," kata Nicky saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat, 13 Oktober 2017.

    Nicky mengatakan pada saat pemilihan gubernur juga tidak banyak berpengaruh pada pasar IHSG dan nilai tukar rupiah. "Kita kan tidak hanya bicara Jakarta, kita bicara Indonesia," katanya.

    Menurut analis Binaartha Securitas, Reza Priyambada, rupiah diperkirakan akan bergerak dengan support 13.530 dan resisten 13.484, hari ini.

    Sedangkan IHSG akan menguat. "Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5.895,798 dan 5.865,392. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5.944,309 dan 5.962,413," kata Reza, Jumat.

    Vice President Research Department Indosurya Securitas William Surya Wijaya juga memprediksi IHSG akan menguat hari ini. Menurut dia, support terlihat dapat cukup kuat bertahan. Dia mengatakan IHSG hari ini berada di kisaran 5.839-5.965.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.