Marak OTT KPK, Ketua MPR: Menjadi Pejabat Harus Amanah

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR menyampaikan orasi ilmiah dalam rangka wisuda ke-21 Universitas Satya Negara Indonesia (USNI)

    Ketua MPR menyampaikan orasi ilmiah dalam rangka wisuda ke-21 Universitas Satya Negara Indonesia (USNI)


    INFO MPR - Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa praktek korupsi harus dihentikan. Hal itu diungkapkannya setelah menyampaikan orasi ilmiah dalam rangka wisuda ke-21 Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) di Auditorium Dr Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa ini, 7 Oktober 2017.

    “Kalau mau kaya jadi pengusaha atau pedagang, jangan jadi pejabat, penegak hukum dan anggota DPR,” ujarnya saat ditanya perihal Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) terkait kasus hukum di Sulawesi Utara.

    Zulkifli menyatakan dukungannya selama ini kepada KPK untuk memberantas korupsi. “KPK harus didukung dan diperkuat jangan justru dilemahkan,” ujarnya.

    Sebelumnya, saat penyampaian orasi di sidang senat terbuka, Zulkifli mendorong para wisudawan untuk menjadi pelopor pembangunan dan perekat persatuan. “Dengan bersatu Indonesia bisa terus maju,” ujar Ketua MPR.

    Ia juga mengajak para wisudawan untuk merajut kembali merah putih yang sempat terkoyak dan menguatkan ke Indonesiaan yang nyaris memudar. Zulkifli menyatakan bahwa dengan mempererat persatuan berarti turut memajukan bangsa. “Mempererat persatuan agar bisa terus maju dan membangun, itulah tugas mahasiswa,” ungkap Zulkifli.

    Menurutnya untuk menciptakan pesatuan, kerukunan harus tetap dijaga, “Indonesia itu beragam, kalau tidak beragam berarti tidak ada Indonesia,” katanya.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.