Panen Raya di KTM Rawa Pitu, Lampung

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panen Raya di KTM Rawa Pitu, Lampung

    Panen Raya di KTM Rawa Pitu, Lampung

    Sedikitnya 20 kelompok tani di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, akan merayakan panen padi, Sabtu, 7 Oktober 2017. "Area lahan padi yang akan panen raya terdapat di Desa Duta Yoso Mulyo dengan luas sekitar 1.122 hektare," kata Kepala UPTD KTM Rawa Pitu Haryanto.

    Menurutnya, kawasan KTM Rawa Pitu memang telah berkembang menjadi sentra produksi pertanian dan industri perberasan dengan luas sawah tidak kurang dari 14.000 hektare dan produktivitas 57.000 ton per panen.

    "Hasil produksi beras kita jual ke Bulog dan nantinya juga akan oleh Koperasi Pegawai Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang," kata Haryanto. Untuk produksi beras, katanya, telah mendapatkan  dukungan oleh industri perberasan/rice milling plant (RMP) BUMDes serta perbankan dari segi permodalan dan asistensi keuangan. "RMP di sini memiliki kapasitas lebih besar yaitu 3 ton perjam dengan 2 buah vertical dryer," katanya.

    Salah satu kelompok tani yang akan merayakan panen raya adalah Moro Seneng. "Anggota kami sekitar 20 petani dengan luas lahan garapan 70 hektare," kata Ketua Kelompok Tani Moro Seneng Supriyanto.

    Dalam panen kali ini, hasil pendapatan yang diperoleh para petani sangat menggembirakan. Apalagi sudah ada buyer yang membeli hasil padi dengan harga jual Rp 4.700 per kilogram.

    "Kita bersyukur setiap tahun bisa panen rata-rata dua kali. Sulit untuk dapat 3 kali panen dalam setahun karena hama dan faktor kontur tanah," katanya.

    Berdasarkan data Ditjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, kawasan Transmigrasi Rawa Pitu dengan tiga kecamatan dan 9 desa merupakan salah satu dari 49 kawasan transmigrasi yang sedang dikembangkan .

    KTM di Kawasan Transmigrasi Rawa Pitu yang mulai dibangun sejak tahun 2010 dan saat ini telah dilengkapi berbagai fasilitas dan infrastruktur yang berfungsi untuk mendukung aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Beberapa fasilitas tersebut adalah kantor pengelola, pasar, masjid, pusat pengembangan pendidikan agama Islam, rumah pintar/PAUD, sarana pendidikan, sarana kesehatan, kantor perbankan/loket ATM.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.