Laju Pergerakan IHSG Diproyeksikan Naik Turun

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indeks LQ 45 sebagai sarana bagi analisis keuangan, manajer investasi, investor, dan pemerhati pasar modal lainnya untuk memonitor pergerakan harga saham-saham.

    Indeks LQ 45 sebagai sarana bagi analisis keuangan, manajer investasi, investor, dan pemerhati pasar modal lainnya untuk memonitor pergerakan harga saham-saham.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah analis memiliki proyeksi yang berbeda dalam pergerakan IHSG hari ini. Ada yang memproyeksikan IHSG akan tetap menguat, namun ada juga yang menilai IHSG akan dalam tekanan karena beberapa sentimen.

    Reliance Securities memproyeksikan IHSG masih dalam tekanan dalam transaksi saham hari ini.

    Analis Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG sendiri secara teknikal mengkonfirmasi pola northern star dengan pelemahan dan pulled back pada level upper bollinger bands serta break out MA5 sebagai support terdekat.

    Indikator stochastick mulai bergerak jenuh pada level overbought dengan Indikator RSI yang tertekan.

    "Sehingga diperkirakan IHSG masih akan cenderung tertekan menguji level MA20 (5883) dan MA50 (5856) dengan range pergerakan 5856-5921," tulisnya dalam riset, yang dikutip dari Bisnis.com, Jumat 6 Oktober 2017.

    Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BBTN, EXCL, INDY, BRPT, DGIK, PTRO.

    Indosurya Sekuritas memprediksi pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi rilis data ekonomi cadev yang akan diumumkan hari ini.

    Kepala Riset William.Surya Wijaya mengatakan IHSG akan bergerak di level 5.861 – 5.988

    Mengakhiri pekan pertama bulan kesepuluh 2017, IHSG diprediksi akan bergerak dalam zona hijau ditengah tekanan yang masih terlihat di dalamnya.

    Peluang koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat dalam rentang investasi jangka panajng IHSG masih terlihat berada dalam jalur uptrend.

    Serta kondisi fundamental perekonomian yang terlihat dalam keadaan terkendali dan stabil, rilis data perekonomian CADEV pada hari ini akan turut memberikan warna terhadap pola gerak IHSG di hari ini.

    Binaartha Securities masih optimistis jika IHSG tetap berpotensi terkoreksi sehat dalam transaksi hari ini, meskipun ditutup melemah dalam perdagangan kemarin.

    IHSG ditutup melemah 0.83% di level 5901.906 pada 5 Oktober 2017.

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5883.742 dan 5865.578.

    Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5938.234 dan 5974.562. Berdasarkan indikator daily, MACD masih menunjukkan pola golden cross di area positif.

    Sementaraitu, Stochastic menunjukkan pola dead cross di area overbought, dan RSI masih berada di area netral. Saat ini, terlihat pola long black closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat lanjutan pada pergerakan indeks saham.

    "Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke area level support di 5884 dan 5866," tulisnya dalam riset.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara