Fundamental Ekonomi Positif, IHSG Diprediksi Menanjak

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, 31 Maret 2017. ANTARA

    Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, 31 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan IHSG hari ini diprediksi akan menguat karena faktor sejumlah sentimen.

    Binaartha Securities memprediksi IHSG berpotensi terkoreksi sehat dalam perdagangan hari ini.

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG ditutup menguat 0.22 persen di level 5.914.03 pada 2 Oktober 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5.903.38 dan 5.892.72.

    Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 5.930.41 dan 5.946.79. Berdasarkan indikator daily, MACD mulai menunjukkan pola golden cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. Meskipun demikian, terlihat pola bearish pin bar candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham.

    "Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke area level support di 5.903 dan 58.93," tulisnya dalam riset yang dikutip dari Bisnis.com, Selasa 3 Oktober 2017.

    Indosurya Sekuritas memprediksi IHSG masih akan bergerak menghijau karena fundamental ekonomi yang positif. 

    Kepala Riset William Surya Wijaya mengatakan IHSG akan bergerak di level 5.838 – 5.945 hari ini.

    Pergerakan IHSG masih terlihat akan menguji support yang disinyalir masih akan kuat bertahan.

    Potensi penguatan masih terlihat cukup besar dengan target reisistance level yang berpeluang untuk diraih dalam beberapa waktu mendatang mengingat data perekonomian terlansir masih menunjukkan bahwa fundamental perekonomian negara berada dalam kondisi stabil.

    "Hari ini IHSG berptoensi menguat," tulisnya dalam riset.

    Reliance Securiities memprediksi IHSG bergerak terkonsolidasi tertahan dalam transaksi hari ini.

    Analis Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG secara teknikal terlihat melompat dan berhasil menguji level upper bollinger bands meskipun ditutup lebih rendah dari harga open hingga candlestick membentuk pola bearish counter attack pada perdagangan diawal pekan.

    Indikasitertahan pada level tertinggi menjadi prospek pergerakan selanjutnya cenderung menekan. Indikator RSI bergerak menjenuh meskipun berada pada middle oscillator.

    "Sehingga diperkirakan IHSG bergerak cenderung terkonsolidasi tertahan dengan range pergerakan 5.876-5.935," tulisnya dalam riset.

    Saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian diantaranya AALI, ANTM, ASRI, JSMR, LSIP, BRPT, PTPP

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.