Allianz Life Bakal Dampingi Bekas Pimpinannya Jalani Proses Hukum

Reporter

Editor

Martha Warta

CEO Allianz Life Indonesia and Country Manager Allianz for Indonesia Joachim Wessling (kanan) didampingi Member of Board of Alianz SE Manuel Bauser saat peresmian Allianz Tower di Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.Co, Jakarta - PT Asuransi Allianz Life Indonesia menyatakan akan tetap mendampingi kedua bekas eksekutifnya, Joachim Wessling dan Yuliana Firmansyah dalam menjalani proses hukum.

"Kami juga telah memberikan bantuan hukum kepada mereka," kata Kepala Bidang Komunikasi Allianz Adrian Dosiwoda dalam keterangan tertulis, Senin, 2 Oktober 2017.

Adrian mengatakan akan terus bekerja sama dengan OJK dan instansi terkait lainnya dalam proses hukum yang menjerat bekas pimpinannya.

Terhadap semua permohonan klaim, kata dia, Allianz Life selalu mencoba mendapatkan informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan mengenai keabsahan sebuah klaim.

Menurut dia, penelusuran yang teliti bertujuan untuk memvalidasi proses klaim serta melindungi kepentingan lebih dari tujuh juta tertanggung yang dilayani Allianz Life di Indonesia. "Kami menghargai hak tertanggung dan mendukung mereka untuk mendapatkan informasi yang diperlukan," ujar Adrian.

Mengenai kasus peninjauan ulang klaim yang diajukan oleh pengacara Alvin Lim, dia mengatakan pihaknya menemukan adanya pola klaim yang tidak wajar yang diajukan dalam jangka waktu yang relatif pendek. Dengan alasan itu perusahaan asuransi meminta klarifikasi lebih lanjut dalam bentuk fotokopi rekam medis tertanggung.

Adrian berujar langkah itu dibutuhkan dalam proses klarifikasi klaim. "Sebagai perusahaan asuransi terdepan di Indonesia, Allianz Life selalu bertindak dan tunduk pada peraturan perundangan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia, serta best practice yang dikedepankan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)," kata dia.

Bekas Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling, dan mantan Manager Claim PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Yuliana Firmansyah, telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana di bidang perlindungan konsumen. Kasus yang menjerat bekas petinggi perusahaan asuransi tersebut bermula dari laporan dua nasabah Allianz yang merasa kecewa, Ifranius Algadri, 23 tahun, dan Indah Goena Nanda, 37 tahun, ke Polda Metro Jaya pada April 2017.

Kuasa hukum pelapor, Alvin Lim, menuturkan kliennya mengadukan penolakan klaim yang diduga melanggar pidana Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Alvin menjelaskan, klaim kedua kliennya ditolak karena ada surat klarifikasi Allianz yang meminta nasabah memberikan catatan medis lengkap rumah sakit yang dilegalisasi. Padahal, kata dia, permintaan catatan medis melanggar hukum lantaran syarat surat klarifikasi tidak tercantum dalam ketentuan buku polis.

Menurut Alvin, Allianz tidak memperlihatkan itikad baik terhadap nasabahnya dalam perlindungan konsumen. Bahkan, Alvin berujar, modus tersebut rupanya sudah dijalankan perusahaan selama dua tahun dan telah menelan sejumlah korban.

CAESAR AKBAR | FRISKI RIANA






Pakar Forensik Entomologi Sebut Serangga Bisa Jadi Alat Investigasi Kasus Kriminal

12 September 2022

Pakar Forensik Entomologi Sebut Serangga Bisa Jadi Alat Investigasi Kasus Kriminal

Pakar Forensik Entomologi dari University of Florida Jason H. Byrd mengatakan serangga dapat memberikan informasi pengungkapan masalah hukum.


Perlunya Perlindungan terhadap Anak yang Terlibat Kasus Hukum

24 Agustus 2022

Perlunya Perlindungan terhadap Anak yang Terlibat Kasus Hukum

Psikolog mengatakan anak yang terlibat kasus hukum perlu dilindungi karena secara psikologis masih rentan dan belum matang.


Kenali 4 Level Toxic People, Kehadirannya Bisa Menguras Emosional Orang Lain

27 Juli 2021

Kenali 4 Level Toxic People, Kehadirannya Bisa Menguras Emosional Orang Lain

Toxic people dapat diartikan sebagai orang yang bisa menguras emosional orang lain di lingkungannya. Ini 4 ciri para pengganggu mental itu.


Kala Erick Thohir Tahu Ada 159 Kasus Hukum Terkait BUMN di Awal Jabatannya

2 Maret 2021

Kala Erick Thohir Tahu Ada 159 Kasus Hukum Terkait BUMN di Awal Jabatannya

Erick Thohir menceritakan kala dirinya di awal jabatannya mendapat laporan ratusan kasus hukum terkait BUMN dan 53 pegawai pelat merah jadi tersangka.


Donald Trump Akan Hadapi Sejumlah Kasus Hukum Selepas Jabatan Presiden

16 Desember 2020

Donald Trump Akan Hadapi Sejumlah Kasus Hukum Selepas Jabatan Presiden

Donald Trump akan menghadapi masalah hukum karena akan kehilangan perlindungan hukum yang diberikan kepada presiden AS setelah Joe Biden dilantik.


Di Depan Ratusan Jaksa, Mahfud MD Ingatkan Jangan Memainkan Kasus Hukum

17 September 2020

Di Depan Ratusan Jaksa, Mahfud MD Ingatkan Jangan Memainkan Kasus Hukum

Mahfud MD menegaskan jajaran kejaksaan harus menguatkan moral dan tidak terjebak dalam praktik industri hukum, terutama untuk menepis kesan jelek di m


Mahfud Minta Kasus Hukum Cepat Selesai Agar Tak Jadi Isu Politik

22 Juni 2020

Mahfud Minta Kasus Hukum Cepat Selesai Agar Tak Jadi Isu Politik

Mahfud Md meminta aparat penegak menyelesaikan suatu kasus hukum agar tak menjadi masalah politik.


Apa Saja Tantangan Saat Menangani Kasus Hukum Terkait Difabel

14 Januari 2020

Apa Saja Tantangan Saat Menangani Kasus Hukum Terkait Difabel

Butuh waktu lama untuk merampungkan kasus hukum yang berkaitan dengan difabel. Bisa satu sampai dua tahun.


Allianz Gugah Masyarakat Lewat Program Tukar Sampah

19 Oktober 2019

Allianz Gugah Masyarakat Lewat Program Tukar Sampah

Allianz Indonesia berupaya menggugah pentingnya perlindungan diri melalui cara unik melalui program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu."


Allianz Gugah Masyarakat Lewat Program Tukar Sampah

19 Oktober 2019

Allianz Gugah Masyarakat Lewat Program Tukar Sampah

Allianz Indonesia berupaya menggugah pentingnya perlindungan diri melalui cara unik melalui program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu."