Kemenhub: Penerbangan di Bali Belum Terdampak Gunung Agung

Reporter

Editor

Anisa Luciana

Asap mengepul dari kawah Gunung Agung yang berstatus awas terlihat dari Desa Amed, Karangasem, Bali, 29 September 2017. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan, hingga saat ini, penerbangan dari dan menuju Bali belum terdampak status awas Gunung Agung. "Selama status awas sekitar seminggu ini, tidak ada rasa khawatir terhadap penerbangan selama tidak ada debu vulkanik," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso ketika menyambut penerbangan perdana rute Kolkata, India-Denpasar, Bali, oleh maskapai AirAsia di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Senin, 2 Oktober 2017.

Begitu juga ketika level potensi debu vulkanik Gunung Agung dinaikkan menjadi orange oleh Vulcano Observatory Notice to Aviation (VONA), yang belum memiliki pengaruh bagi penerbangan di Bali.

Baca: Gubernur Bali: Bila Gunung Agung Meletus, Aliran Listrik Aman

Meski demikian, selama dalam status awas, pihaknya telah melakukan publikasi kepada para pilot dan pelaku penerbangan untuk ikut melaporkan apabila melihat adanya debu vulkanik. "Hingga saat ini tidak ada keluhan dan laporan pilot. Citra satelit juga belum ada laporan debu vulkanik," ujar Agus.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah mengambil langkah antisipasi apabila Gunung Agung erupsi. Langkah itu di antaranya menyediakan sekitar 300 bus untuk mengangkut calon penumpang yang ingin memilih jalur darat serta menyiapkan 10 bandara untuk mengantisipasi pengalihan penerbangan.

Bandar Udara (Bandara) Juanda, Surabaya, telah menyiapkan 12 slot penerbangan alternatif untuk mengantisipasi jika Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, ditutup karena Gunung Agung meletus. Saat ini, status gunung yang berada di Kabupaten Karangasem tersebut sudah ditetapkan menjadi level IV atau awas.

“Jika terjadi erupsi Gunung Agung, Bandara Juanda sudah menyiapkan 12 slot penerbangan alternatif,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Juanda Yuwono, kepada wartawan, di Terminal I Bandara Juanda, Senin, 25 September 2017.

Sebelumnya, sebanyak 12 slot penerbangan alternatif itu disediakan untuk enam pesawat berbadan besar dan enam pesawat berbadan sedang. Menurut Yuwono, Bandara Juanda mendapatkan jatah 12 slot dari 16 slot penerbangan atau landing yang ada di Bandara I Gusti Ngurah Rai. “Sisanya dialihkan ke bandara lain." 

Bandara yang dimaksud adalah Bandara Adi Soemarmo, Solo, Bandara Lombok, atau jika memungkinkan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Di Bandara I Gusti Ngurah Rai sendiri, kata dia, ada 30 slot penerbangan per jam—14 take off dan 16 landing.

ANTARA






Tempat Parkir Pesawat Kepala Negara di KTT G20 Bakal Disebar ke Sejumlah Bandara

14 hari lalu

Tempat Parkir Pesawat Kepala Negara di KTT G20 Bakal Disebar ke Sejumlah Bandara

Bandara I Gusti Ngurah Rai menyiapkan 43 apron untuk kepala negara atau delegasi KTT G20, sedangkan sisanya 19 apron untuk penerbangan komersial


Pameran Kendaraan Listrik Berbasis Baterai Digelar Menjelang KTT G20 di Bali

15 hari lalu

Pameran Kendaraan Listrik Berbasis Baterai Digelar Menjelang KTT G20 di Bali

Pameran Kendaraan Listrik ini dilaksanakan selama 11 - 16 November 2022 di Art Bali, Bali Collection, Nusa Dua Bali dan diikuti 28 Exhibitor.


DFSK Turunkan Gelora E dalam Touring Mobil Listrik Jakarta-Bali Kemenhub

19 hari lalu

DFSK Turunkan Gelora E dalam Touring Mobil Listrik Jakarta-Bali Kemenhub

DFSK Gelora E ini memungkinkan untuk melakukan perjalanan jarak jauh karena mobil ini dibekali dengan baterai yang bisa menempuh jarak hingga 300 km.


Kemenhub: Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Sudah Serius Dibahas

26 hari lalu

Kemenhub: Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Sudah Serius Dibahas

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yakin rencana proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya dapat terealisasi.


RI Kini Punya Fasilitas Uji Kendaraan di Bekasi

27 hari lalu

RI Kini Punya Fasilitas Uji Kendaraan di Bekasi

Proyek Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor didanai dengan skema KPBU.


Keributan Wisuda Taruna Kementerian Perhubungan di Monas, Polres: Salah Paham

32 hari lalu

Keributan Wisuda Taruna Kementerian Perhubungan di Monas, Polres: Salah Paham

Polres Metro Jakarta Pusat menyatakan penyebab keributan sesama taruna Kementerian Perhubungan di Lapangan Silang Monas karena salah paham.


Kemenhub Bantah LRT Palembang Sepi, Penumpang Naik hingga 40 Persen

33 hari lalu

Kemenhub Bantah LRT Palembang Sepi, Penumpang Naik hingga 40 Persen

Dedik mengatakan rata-rata penumpang harian LRT Palembang naik menjadi 9.066 penumpang per hari pada periode Juli-Oktober 2022.


Stabilkan Harga Beras, Bulog Gandeng NFA dan Kemenhub Kirim Beras ke Aceh

39 hari lalu

Stabilkan Harga Beras, Bulog Gandeng NFA dan Kemenhub Kirim Beras ke Aceh

Pengiriman akan terus dilakukan, khususnya untuk daerah perbatasan dan terluar.


Bulog-NFA-Kemenhub Kirim Beras Manfaatkan Tol Laut

39 hari lalu

Bulog-NFA-Kemenhub Kirim Beras Manfaatkan Tol Laut

Beras yang dikirim sebanyak 10 kontainer beras dengan muatan 200 ton menuju Provinsi Aceh.


Tren Pemakaian Kendaraan Listrik Naik, Energy Watch: Harga dan Desain Perlu Diperhatikan

40 hari lalu

Tren Pemakaian Kendaraan Listrik Naik, Energy Watch: Harga dan Desain Perlu Diperhatikan

Tren kendaraan listrik diprediksi akan tambah meningkat seiring dengan diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022.