Perumnas Targetkan Pembangunan 13 TOD di Jabodetabek Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno bersama Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo ( dua kiri), meresmikan peletakan batu pertama proyek rumah susun Tran

    Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno bersama Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo ( dua kiri), meresmikan peletakan batu pertama proyek rumah susun Tran

    TEMPO,CO. Depok - Kementerian Badan Usaha Milik Negara melalui Perum Perumahan Nasional menargetkan pembangunan 13 Transit Oriented Development atau TOD di Jabodetabek, tahun 2017. "Sampai tahun depan kami targetkan membangun sembilan lagi," kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Depok, Senin, 2 Oktober 2017.

    Simak: Perumnas dan KAI Bangun TOD Pertama di Tanjung Barat 

    Rini masih merahasiakan kesembilan TOD yang akan dibangun di kasawasan Jabodetabek. Namun, ia menegaskan pihaknya akan membangun sampai tahun depan 50 TOD. "Tahun depan masih ada 37 TOD," ujarnya.

    Sejauh ini, Rini telah meresmikan peletakan batu pertama TOD di Tanjung Barat dan Depok. Rini meminta agar Perumnas menyediakan alokasi 30 persen kuota hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

    "Hunian yang dibangun pemerintah kami minta 30 persen untuk MBR. Biasanya hanya 25 persen," ujarnya.

    Selain itu, Rini juga telah mengubah rencana luas hunian untuk MBR di TOD Depok dari 22 meter menjadi 30-32 meter per unit. Menurutnya, hunian untuk MBR di TOD, akan dihuni untuk satu keluarga. "Kami review (luas huniannya) sebab, bukan buat perorang saja. Jadi, butuh ruangan lebih," ujarnya.

    Rini menuturkan untuk satu unit hunian bagi MBR di TOD Depok akan dijual seharga Rp 224 juta. Total ada 1.020 unit dari 3.440 hunian untuk MBR di TOD Depok. "Saya sudah minta agar yang mendapatkan benar-benar yang membutuhkan untuk hunian MBR," katanya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.