2017, Penjualan Smartphone di E-commerce Naik Hampir 10 Persen

Pekerja menyiapkan barang pesanan pelanggan untuk dikirim di gudang situs belanja online mataharimall.com di Jakarta, 10 Desember 2015. Tahun ini, sebanyak 140 e-commerce akan memberikan diskon hingga 90% dengan nilai total diskon diperkirakan mencapai Rp

TEMPO.CO, Jakarta - Hobi selfie dengan telepon pintar (smartphone) menjadi mendongkrak penjualan gawai (gadget) di Indonesia.

Salah satu toko online, Bhinneka, mencatat sepanjang 2017, lebih dari sepuluh merek (brand) memasarkan smartphone dengan peningkatan teknologi kamera depan, lengkap dengan flash khusus selfie dan fitur-fitur lainnya.

“Pengaruh tren ini juga tergambarkan dari para konsumen kami. Dari lima brand terlaris di Bhinneka sepanjang tahun, yaitu Samsung, Asus, Apple, Xiaomi, dan Oppo, didominasi varian produk yang mengunggulkan fitur kamera yang canggih,” ujar Irina Marwan, Brand Marketing Manager Bhinneka, dikutip dari Bisnis.com, Sabtu, 30 September 2017.

Seperti yang diketahui, hampir semua brand tersebut memang meluncurkan ponsel spesial selfie di tahun ini. Pada tanpa tahap pre-order, konsumen Bhinneka langsung “menyerbu” setelah launching.

Irina menambahkan, nilai rata-rata pembelanjaan konsumen Bhinneka untuk produk smartphone mengalami peningkatan hampir 10 persen dibanding tahun lalu.

“Selebihnya, konsumen Bhinneka sangat antusias dengan pre-order smartphone high-end. Kuota langsung habis sehari setelah pemesanan dibuka. Terakhir seperti pada Samsung Galaxy Note8. Promo bank kita buka selama sepuluh hari dari 8-18 September, tetapi kuota telah habis terjual kurang dari seminggu bahkan hingga melebihi kuota jumlah yang disiapkan,” ucapnya menguraikan.

Sedangkan, di sisi lain ponsel low-end ternyata juga cukup mendapat tempat di hati konsumen Bhinneka. Seperti yang ditunjukkan saat peluncuran Nokia 105 dan Nokia 3310 beberapa waktu lalu, meski dengan fitur terbatas—minus jaringan Internet—tapi punya keunggulan dari sisi harga dan daya baterai yang jauh lebih tahan lama dibandingkan smartphone.

“Selain karena harganya yang murah, konsep ponselnya yang sangat simpel, tingginya animo masyarakat juga didorong oleh nilai historis dari Nokia itu sendiri. Tidak heran ponsel Nokia ini laris manis,” kata Irina masih melanjutkan.

Menjelang penghujung 2017, Bhinneka pun masih optimistis tren selfie dan lebih luasnya lagi, tren smartphone photography akan tetap berdampak positif dalam ranah ini. Terlebih berkaca pada banyaknya jumlah pengguna aplikasi-aplikasi berbasis visual semacam Instagram (45 juta pengguna di Indonesia per Juli lalu), dan terus tumbuhnya minat terhadap eksplorasi audio-visual lebih jauh yang digambarkan dalam aktivitas video-blogging (vlogging) dan semacamnya.

“Kami tentu berharap perkembangan tren digital ini juga mampu terus menumbuhkembangkan kreasi dan inovasi, tidak hanya di kalangan anak muda sebagai tech-savvy generation, namun juga ke kalangan yang lebih luas, agar pemanfaatan teknologi kian maksimal,” tutup Irina.

BISNIS.COM






Kemenko Perekonomian Beberkan 5 Sektor Usaha yang Bikin Ekonomi Digital RI Moncer

1 hari lalu

Kemenko Perekonomian Beberkan 5 Sektor Usaha yang Bikin Ekonomi Digital RI Moncer

Potensi ekonomi digital lainnya, kata Rudy, berasal dari startup yang jumlahnya mencapai 2.400.


Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

1 hari lalu

Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

Hasil studi Kredivo 2022 menunjukkan peningkatan penggunaan paylater yang sebelumnya pada 2021 sebesar 12 persen meningkat 17 persen pada 2022.


Mendag Prediksi Ekonomi Digital RI Tembus USD 77 Miliar pada 2022

1 hari lalu

Mendag Prediksi Ekonomi Digital RI Tembus USD 77 Miliar pada 2022

Mendag memperkirakan ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 77 miliar pada 2022.


Nilai Transaksi E-wallet Bulanan Tembus Rp 35,1 Triliun, Tumbuh 58,6 Persen

2 hari lalu

Nilai Transaksi E-wallet Bulanan Tembus Rp 35,1 Triliun, Tumbuh 58,6 Persen

Riset yang menunjukkan transaksi uang elektronik atau e-wallet tumbuh pesat hingga 58,6 persen.


Bos Bukalapak Blak-blakan Soal Harapannya ke Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador

3 hari lalu

Bos Bukalapak Blak-blakan Soal Harapannya ke Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador

Presiden Bukalapak Teddy Oetomo blak-blakan menyebut harapannya pada aktor Korea Selatan Song Joong Ki yang jadi brand ambassador e-commerce itu.


Song Joong Ki Jadi Brand Ambassador, Bukalapak Segera Ekspansi ke Korea Selatan?

3 hari lalu

Song Joong Ki Jadi Brand Ambassador, Bukalapak Segera Ekspansi ke Korea Selatan?

Bukalapak tidak menutup kemungkinan akan melakukan ekspansi ke Korea Selatan setelah menggandeng aktor Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador.


Bukalapak Gelar Itemku Gamecon, Konvensi Game dan NFT Pertama dan Terbesar di Indonesia

5 hari lalu

Bukalapak Gelar Itemku Gamecon, Konvensi Game dan NFT Pertama dan Terbesar di Indonesia

Bukalapak menggelar acara Itemku Gamecon pada 25-26 November 2022 di Senayan Park, Jakarta. Akan ada apa saja di acara tersebut?


Kejahatan Keuangan Marak, Bos DANA Sebut Literasi Bagian Paling Penting

6 hari lalu

Kejahatan Keuangan Marak, Bos DANA Sebut Literasi Bagian Paling Penting

Petinggi DANA menyebut, untuk mengantisipasi kejahatan keuangan, sebuah perusahaan dapat menggunakan teknologi.


PHK Massal 1.300 Karyawan, Begini Kilas Balik Berdirinya GoTo Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

11 hari lalu

PHK Massal 1.300 Karyawan, Begini Kilas Balik Berdirinya GoTo Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. mengumumkan PHK massal pada 1.300 karyawan. Begini profil GoTo yang resmi terbentuk pada 17 Mei 2021.


RI dan Cina Teken Kerja Sama di Ekonomi Digital, Mulai dari Kota Pintar, E-Commerce hingga...

14 hari lalu

RI dan Cina Teken Kerja Sama di Ekonomi Digital, Mulai dari Kota Pintar, E-Commerce hingga...

Pemerintah Indonesia dan Cina berkolaborasi mengatur kerangka kerja dan forum dalam pembahasan kerja sama ekonomi digital antara kedua negara.