Menteri BUMN: Komodo Bond Indonesia Diminati Investor Asing

Menteri BUMN Rini Soemarno tengah meninjau persiapan Open Traffic Simpang Susun Semanggi, 28 Juli 2017. TEMPO/INGE KLARA

TEMPO.CO, Jakarta-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan saat ini bond milik Indonesia, yang dinamakan Komodo Bond, diminati beberapa investor asing.

"Banyak investor asing yang mau beli bond rupiah, tapi ga mau di Indonesia transaksinya," ujarnya usai menjadi pembicara di seminar BUMN di Hotel Sharing La, Jakarta, Kamis, 28 September 2017.

Ia menjelaskan transaksi Komodo Bond tersebut akan dilakukan melalui perusahaan jasa keuangan Euroclear seperti yang diinginkan investor.

Rini mengklaim Komodo Bond merupakan bond dalam negeri pertama yang ditawarkan dalam rupiah. Ia mengatakan banyak investor asing yang mau membeli bond dalam rupiah tersebut.

Lebih lanjut ia menjelaskan ingin meniru dua negara yang sudah berhasil menjual bond dalam negerinya, seperti India dengan Marsala Bond dan Tiongkok dengan Dimsum Bond.

Adapun tiga perusahaan yang sedang disiapkan untuk ditawarkan dalam Komodo Bond, yakni Jasa Marga, Wika, dan Perusahaan Listrik Negara.

"Kita prioritaskan dulu Jasa Marga, baru Wika. Rencananya ditawarkan di pekan pertama November nanti," ujarnya.

Saat ditanya mengenai jumlah nominalnya, tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut. "Saya masih ngecek jumlahnya," kata Rini Soemarno.

M JULNIS FIRMANSYAH






Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk UMKM Kalbar Go Global

2 jam lalu

Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk UMKM Kalbar Go Global

Menggandeng BNI dan tujuh Rumah BUMN untuk bisa melakukan pelatihan dan pendampingan pengusaha UMKM


Teten Minta UMKM Tak Jalan Sendiri, Harus Ada Bantuan dari Usaha Besar dan BUMN

2 jam lalu

Teten Minta UMKM Tak Jalan Sendiri, Harus Ada Bantuan dari Usaha Besar dan BUMN

Teten berujar, pemerintah saat ini tengah mendorong UMKM bermitra dengan badan usaha milik negara (BUMN) dan usaha skala besar.


BRI Konsisten Lakukan Digitalisasi Melalui BRImo

7 jam lalu

BRI Konsisten Lakukan Digitalisasi Melalui BRImo

Pertumbuhan volume transaksi di BRImo sampai dengan Oktober 2022 Rp 2.084 triliun


Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Jadi Off Taker Pangan, Petani: Jangan Sekadar Beli

7 jam lalu

Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Jadi Off Taker Pangan, Petani: Jangan Sekadar Beli

Ketua Umum SPI Henry Saragih mengatakan BUMN bisa mengambil peran yang lebih strategis untuk membantu petani berkembang.


Zulhas Soal Bahan Pokok Menjelang Natal dan Tahun Baru: Stok Tersedia, Harga Stabil

1 hari lalu

Zulhas Soal Bahan Pokok Menjelang Natal dan Tahun Baru: Stok Tersedia, Harga Stabil

Menteri Perdagangan Zulhas memastikan ketersediaan stok dan harga bahan pokok menjelang hari Natal dan Tahun Baru di pasar retail modern.


Disowani Heru Budi Hartono, Imam Besar Masjid Istiqlal: Aula Boleh untuk Kegiatan Selain Politik

1 hari lalu

Disowani Heru Budi Hartono, Imam Besar Masjid Istiqlal: Aula Boleh untuk Kegiatan Selain Politik

DKI Jakarta meningkatkan sinergi dengan pengurus Masjid Istiqlal untuk pembinaan, menjaga kerukunan dan pengembangan kesejahteraan umat beragama.


4 Anak Usaha BUMN IPO Tahun Depan, Ini Porsi Saham yang Akan Dilepas ke Publik

2 hari lalu

4 Anak Usaha BUMN IPO Tahun Depan, Ini Porsi Saham yang Akan Dilepas ke Publik

Empat anak usaha perusahaan pelat merah bakal IPO pada 2023, mulai Pertamina Geothermal hingga Palm Co.


4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

2 hari lalu

4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

Akan ada empat anak usaha BUMN yang bakal melaksanakan IPO pada 2023.


Antisipasi Resesi 2023, Erick Thohir: BUMN Siap jadi Pembeli Siaga Bahan Pokok

2 hari lalu

Antisipasi Resesi 2023, Erick Thohir: BUMN Siap jadi Pembeli Siaga Bahan Pokok

Erick Thohir menyatakan perusahaan-perusahaan pelat merah akan siaga membeli bahan pokok untuk menjaga stok dan kestabilan harga pangan pada 2023.


Erick Thohir Siapkan Aturan Blacklist Direksi dan Komisaris BUMN Bermasalah, Kapan Berlaku?

3 hari lalu

Erick Thohir Siapkan Aturan Blacklist Direksi dan Komisaris BUMN Bermasalah, Kapan Berlaku?

Erick Thohir tengah berencana mengeluarkan aturan blacklist atau daftar hitam terhadap direksi dan komisaris BUMN yang terlibat kasus hukum.