Bea Cukai Papua Tingkatkan Koordinasi dengan Instansi Pemerintah

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Papua, Padmoyo Tri Wikanto saat mengunjungi beberapa kantor di antaranya Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP), dan

    Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Papua, Padmoyo Tri Wikanto saat mengunjungi beberapa kantor di antaranya Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP), dan

    INFO NASiONAL - Bea Cukai secara resmi telah membentuk Kantor Wilayah Khusus Papua untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pelayanan terkait kepabeanan dan cukai di Papua. Guna meningkatkan sinergi antar instansi pemerintah di sana, dilakukan koordinasi bidang pengawasan dan pelayanan ke kantor-kantor instansi pemerintahan yang ada di Sorong dan Jayapura.

    Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Papua, Padmoyo Tri Wikanto saat mengunjungi beberapa kantor di antaranya Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP), dan Kantor Bea  Cukai, serta Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai di Sorong, Senin, 11 September 2017, mengungkapkan bahwa sinergi mutlak diperlukan guna meningkatkan pengawasan dan pelayanan untuk optimalisasi penerimaan negara. “Selain melakukan kunjungan ke kantor-kantor pemerintahan, kami juga mengunjungi Pusat Logistik Berikat untuk meninjau keadaan di sana dan menyempurnakan sistem pengawasan lalu lintas barang,” ujar Padmoyo.

    Selain mengunjungi kota Sorong, Padmoyo juga melakukan koordinasi di Jayapura dengan Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Kapolda Papua, Kejaksaan Tinggi Papua, dan Komandan Lantamal X Papua, Selasa, 12 September 2017. “Selain mempererat hubungan di antara instansi dalam kementerian keuangan, kami juga menggandeng instansi pemerintahan lain khususnya untuk berkoordinasi dalam pengawasan masuknya barang ilegal seperti narkotika dan minuman keras ilegal di perbatasan Skouw,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.