Pengunjung Mal Agung Podomoro Naik 300 Ribu Orang per Hari

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thamrin City, Jakarta. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    Thamrin City, Jakarta. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Marketing Trade Mall Agung Podomoro Ho Mely Surjani menyebutkan program promosi retail seperti TM Vaganza sukses meningkatkan jumlah pengunjung dan transaksi. "Program ini berhasil menambah jumlah pengunjung, dari 200 ribu sampai 300 ribu per hari,” ujar Mely, seperti dikutip dari siaran pers, Selasa, 26 September 2017.

    Selain meningkatkan jumlah pengunjung, program yang mengusung tema "Terus Maju Pasti Untung" ini telah meningkatkan 80 persen okupansi ruang retail. “Masyarakat yang membeli juga mendapat keuntungan karena mendapat harga grosir yang murah. Ujung-ujungnya semua diuntungkan,” kata Mely.

    Baca: Bisnis Sewa Ruang Retail Kian Menjanjikan

    Program yang berlangsung di delapan mal, yaitu TM LTC Glodok, TM Thamrin City,  TM Plaza Kenari Ma, TM Blok B Tanah Abang, TM Season City Latumeten, TM Mangga Dua Square, dan TM Blok M Square, ini diadakan sebagai bentuk apresiasi manajemen mal terhadap para tenant dan pengunjung.

    Selain menggelar acara-acara yang ditujukan untuk menarik pengunjung, peretail memberikan hadiah sebagai apresiasi. "Sebisa mungkin peluang pengunjung mendapatkan hadiah lebih besar,” ujar General Manager Marketing Harco Glodok Aries Haryadi Sandi dalam konferensi pers, Selasa, 26 September 2016.

    Pengunjung yang berbelanja di TM Vaganza senilai 100 ribu dan berlaku kelipatan di tujuh TM Agung Podomoro berhak menukarkan struk belanjanya dengan satu kupon undian berhadiah yang diundi setiap bulan. Berbagai hadiah yang disediakan seperti grand prize berupa 1 Toyota Fortuner, 1 unit apartemen PGV, 8 sepeda motor, dan 160 voucher belanja.

    Alex, pedagang yang telah membuka usahanya di LTC Glodok selama sebelas tahun, menyatakan yang sebenarnya terjadi pada industri retail. “Media sering mengatakan Glodok sudah sepi, tapi sebenarnya Glodok itu tidak seperti itu. Walaupun penjualan online sedikit banyak ada pengaruhnya, dampak dari penjualan online itu tidak signifikan.”

    RIANI SANUSI PUTRI | R.R. ARIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.