Bank Mandiri Kenalkan Investasi Karya Seni ke Nasabah Prioritas

Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (kedua kanan), Wakil Komisaris Utama Imam Aprianto Putro (kedua kiri), Wadirut Sulaiman A Arianto (kanan) dan Komisaris Bangun S Kusmuljono (kiri) berbincang sebelum RUPSLB Bank Mandiri 2017 di Jakarta, 21 Agustus

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Mandiri menggelar seminar bertajuk 'Beyond Wealth' untuk mengenalkan dua jenis investasi non konvensional pada 400 orang nasabah prioritasnya. Bentuk yang dikenalkan yakni investasi pada perusahaan rintisan (StartUp) dan investasi pada karya seni.

“Kami berharap ajang ini dapat memperluas horizon nasabah premium kami dalam berinvestasi dan menempatkan aset mereka ,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di awal seminar yang diadakan di Ballroom Pacific Place, Jakarta Pusat, pada Selasa, 26 September 2017.

Simak: Rencana Akusisi, Bank Mandiri Dekati Dua Bank Filipina

Area investasi terhadap objek seni, menurut dia penting mengingat prospek positif yang ditunjukkan pasar barang seni. "Art Object (karya seni) itu di Eropa jadi barang investasi yang menguntungkan. Di Indonesia mulai banyak kolektornya, banyak juga pelukis muda yang karyanya masuk ke agen-agen."

Sesi yang terkait dengan investasi di bidang seni itu menghadirkan kurator museum Museum Universitas Pelita Harapan, Amir Sidharta, sebagai pembicara. Ada juga pelukis kelahiran Yogyakarta, Erica Hestu Wahyuni, yang diundang untuk berbagi pengalaman.

Adapun investasi terkait StartUp, ujar Kartika, sudah terbukti sebagai bisnis yang menjanjikan. Seminar itu mengulas perkembangan dan contoh investasi terhadap bisnis StartUp di Indonesia.

"Sekarang yang benar-benar berada di level milion (miliar) dolar di Indonesia ada Gojek, Tokopedia, dan Lazada. Di awal mereka berdiri, banyak investor indidual yang masuk (menanamkan modal)."

Diskusi mengenai StartUp itu menghadirkan sederet nama kondang dari bisnis terkait, seperti Head of Industry Google Indonesia Jay Broekman, Co-Founder East Ventures Willson Cuaca dan CEO Moka Haryanto Tanjo.

Ketiganya didapuk memberikan pandangan dan pengalaman mengenai trend StartUp yang memanfaatkan sarana digital untuk promosi dan edukasi.

Dari sisi regulator, Bank Mandiri mengundang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro sebagai pembicara kunci. Ada pula pakar ekonomi asing Benita Matofska yang menyampaikan peluang berinvestasi dengan konsep berbagi sumber daya.

Kartika sempat menjelaskan status Wealth Management Bank Mandiri yang kini kini memiliki 51.192 nasabah dengan total dana kelolaan sebesar Rp 169.1 Triliun, per Agustus 2017. Jumlah itu, kata dia, tumbuh 14,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016, yang hanya sebesar Rp 147.2 Triliun.

YOHANES PASKALIS PAE DALE






Bahlil Lahadalia: Saya Janji Sampai Akhir 2022, Target Investasi Rp 1.200 Triliun Tercapai

7 jam lalu

Bahlil Lahadalia: Saya Janji Sampai Akhir 2022, Target Investasi Rp 1.200 Triliun Tercapai

Bahlil Lahadalia mengatakan total investasi tercatat hingga sekarang mencapai 890 triliun lebih.


Luhut Sebut Kill or to be Killed Soal Investasi, Jadi Ingat Lagu Muse Begini Liriknya

7 jam lalu

Luhut Sebut Kill or to be Killed Soal Investasi, Jadi Ingat Lagu Muse Begini Liriknya

Ungkapan kill or to be killed oleh Luhut saat pemaparan kondisi investasi di Indonesia mengingatkan pada lirik lagu grup musik asal Inggris, Muse.


Ford Tambah Investasi Mobil Listrik Rp 2,7 Triliun di Inggris

16 jam lalu

Ford Tambah Investasi Mobil Listrik Rp 2,7 Triliun di Inggris

Pabrik mobil di Halewood memainkan peran yang sangat penting sebagai investasi pertama Ford dalam manufaktur komponen mobil listrik di Eropa.


Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

17 jam lalu

Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

Saham GOTO kembali memberatkan pergerakan IHSG dengan penurunan hingga auto rejection bawah (ARB) pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


#livinaroundtheworld, Livin' by Mandiri Hadirkan Solusi Finansial Dalam Genggaman

17 jam lalu

#livinaroundtheworld, Livin' by Mandiri Hadirkan Solusi Finansial Dalam Genggaman

Melalui #livinaroundtheworld, Livin' by Mandiri Hadirkan Solusi Finansial Dalam Genggaman.


Begini Lobi Luhut ke Elon Musk Biar Tesla Investasi Pabrik Mobil Listrik di RI

19 jam lalu

Begini Lobi Luhut ke Elon Musk Biar Tesla Investasi Pabrik Mobil Listrik di RI

Luhut Pandjaitan optimistis Tesla akan berinvestasi di Indonesia. Investasi mobil listrik di Cina disebutnya lebih mahal.


Kementerian PUPR Sebut 1.400 Hektar Lahan IKN Diminati Investor

1 hari lalu

Kementerian PUPR Sebut 1.400 Hektar Lahan IKN Diminati Investor

Kementerian PUPR menyatakan peningkatan minat investasi di IKN mencapai 40 kali lipat sejak dilakukan jajak pasar pada 18 Agustus dan 22 Oktober 2022.


Menteri PUPR Hadiri Forum Investasi IKN Nusantara di Malaysia

1 hari lalu

Menteri PUPR Hadiri Forum Investasi IKN Nusantara di Malaysia

Pemerintah Indonesia membuka peluang emas bagi investor lokal maupun asing untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN Nusantara


Menteri PUPR: 200-an Investor Malaysia Berminat Investasi di IKN

1 hari lalu

Menteri PUPR: 200-an Investor Malaysia Berminat Investasi di IKN

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa 200-an investor Malaysia telah menyatakan minatnya menanamkan investasi di IKN.


Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

1 hari lalu

Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

Kaesang Pangarep selaku pendiri dan brand ambassador Saham Rakyat menargetkan satu juta nasabah pada tahun 2023. Apa strateginya?