Pola Konsumsi Berubah, Bappenas: Belanja Jadi Rekreasi

Menteri Bappenas, Bambang Brodjonegoro memberikan sambutan dalam acara Temu Nasabah UlaMM, "Merintis Wirausaha, Membangun UKM" di Balai Sarwono, Jakarta Selatan, 16 Agustus 2017. TEMPO/Alfan Hilmi.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan salah satu bentuk unik perubahan pola belanja di masyarakat. Yakni kebutuhan membeli barang telah menjadi kebutuhan rekreasi.

Hal itu menjadi salah satu penyebab tak langsung penutupan sejumlah gerai retail, yang berujung pada isu pelemahan daya beli di masyarakat. Bambang, dalam hal ini, membantah isu tersebut. 

"Ada perubahan gaya hidup. Dulu orang rekreasi dengan belanja (barang), sekarang dengan turisme. Tak hanya mancanegara tapi lokal juga," ujar Bambang saat memberi sambutan dalam Seminar Wealth Management Bank Mandiri di Gedung Pacific Place, Jakarta Pusat, Selasa, 26 September 2017.

Kebutuhan akan berlibur itu diperkuat jumlah long weekend, atau libur panjang yang tinggi pada 2017. "Konsumsi hotel, restoran dan jasa rekreasi kebudayaan meningkat pesat daripada konsumsi pakaian, sepatu, atau barang elektronik."

Meski belanja fisik tetap terjadi, hal itu justru berlangsung di luar Indonesia. Bambang menyorot peningkatan jumlah pelancong asal Indonesia ke beberapa negara destinasi belanja, seperti Singapura dan Hong Kong.

"Kita ke sana bukan untuk olahraga laut atau karena pemandangannya. Yang utama pasti shopping, dan itu mempengaruhi tingkat transaksi retail (domestik)," tutur mantan Menteri Keuangan ini.

Tren jual-beli konvensional yang beralih ke online adalah pola lain yang diungkapkan Bambang. Pola itu memicu penurunan transaksi di pusat perbelanjaan, khususnya yang berkonsep International Trade Center (ITC). "Mereka down (jatuh) luar biasa. Aktivitasnya semua diganti online, karena barang-barang mereka mudah dibeli online."

Pusat perbelanjaan, atau mall yang dianggap bertahan hanyalah yang tumbuh dengan inovasi pengelola, termasuk yang menjual barang khusus dengan harga tinggi. "Untuk mall 'kelas serius' ya survive (bertahan)," ujar Bambang.

Perubahan pola konsumsi pun terindikasi dari meningkatnya penggunaan uang tunai, dibanding transaksi kartu kredit perbankan. Belum lagi soal peningkatan kecenderungan menabung.

"Orang menahan konsumsi, berpikir bisa saja dengan saving (memyimpan) lebih banyak, bisa mendapat return (timbal balik) lebih tinggi," kata Bambang.

YOHANES PASKALIS PAE DALE






Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

19 jam lalu

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan ada sejumlah tantangan yang harus pengusaha Indonesia hadapi memasuki tahun 2023.


Target Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 5,3 Persen, Sri Mulyani: Sangat Ambisius

1 hari lalu

Target Pertumbuhan Ekonomi RI 2023 5,3 Persen, Sri Mulyani: Sangat Ambisius

Sri Mulyani optimistis perekonomian Indonesia bebas resesi.


Bahlil Lahadalia: Saya Janji Sampai Akhir 2022, Target Investasi Rp 1.200 Triliun Tercapai

1 hari lalu

Bahlil Lahadalia: Saya Janji Sampai Akhir 2022, Target Investasi Rp 1.200 Triliun Tercapai

Bahlil Lahadalia mengatakan total investasi tercatat hingga sekarang mencapai 890 triliun lebih.


Jokowi Pamer Lagi Capaian Ekonomi RI: Semua Kepala Negara Pusing, Indonesia Tidak

1 hari lalu

Jokowi Pamer Lagi Capaian Ekonomi RI: Semua Kepala Negara Pusing, Indonesia Tidak

Jokowi bersyukur perekonomian Indonesia berada di posisi yang baik ketika ekonomi di negara lain dan global dalam kondisi yang sulit.


Kunjungan Turis Meningkat 364,31 Persen, Paling Banyak dari Malaysia

2 hari lalu

Kunjungan Turis Meningkat 364,31 Persen, Paling Banyak dari Malaysia

Data BPS menunjukkan jumlah wisatawan asing atau turis yang masuk ke Indonesia mencapai 678,5 ribu pada Oktober 2022.


Jokowi Kutip Pernyataan Bos IMF: Di Tengah Dunia yang Gelap, RI Adalah Titik Terang

2 hari lalu

Jokowi Kutip Pernyataan Bos IMF: Di Tengah Dunia yang Gelap, RI Adalah Titik Terang

Presiden Jokowi mengutip pernyataan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) yang memuji kondisi ekonomi Indonesia.


Mulai Hari Ini Hingga 7 Desember, Buruh Gelar Demo Besar-besaran Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta

3 hari lalu

Mulai Hari Ini Hingga 7 Desember, Buruh Gelar Demo Besar-besaran Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta

Sejumlah serikat buruh dan Partai Buruh dijadwalkan menggelar demonstrasi besar-besaran sebagai bentuk penolakan kenaikan UMP DKI Jakarta 2023.


Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

3 hari lalu

Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

Jokowi mengatakan kekeliruan dalam mengimplementasikan kebijakan fiskal maupun moneter dapat menimbulkan risiko yang besar.


Jokowi Ingatkan Bahlil Target Investasi Rp 1.200 Triliun: Jangan Nanti Minta Maaf, Tidak Tercapai

3 hari lalu

Jokowi Ingatkan Bahlil Target Investasi Rp 1.200 Triliun: Jangan Nanti Minta Maaf, Tidak Tercapai

Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengingatkan Bahlil Lahadalia bahwa target investasi sebesar Rp 1.200 triliun harus tercapai.


Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara 27 Persen, Jokowi Ingatkan Gubernur Hati-hati

3 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara 27 Persen, Jokowi Ingatkan Gubernur Hati-hati

Jokowi menyebut pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara mencapai 27 persen. Tertinggi di dunia.