Unilever Beli Saham Perusahaan Kosmetik Korsel Senilai Rp 35,9 T

Reporter

Editor

Anisa Luciana

Logo Unilever. REUTERS/Philippe Wojaze

TEMPO.CO, Jakarta - Unilever setuju untuk membeli mayoritas saham produsen kosmetik asal Korea Selatan (Korsel) senilai 2,27 miliar euro atau setara dengan USD 2,7 miliar atau sekitar Rp 35,9 triliun dari Goldman Sachs Group Inc. dan Bain Capital Private Equity.

“Unilever akan membeli saham Carver Korea, produsen produk-produk perawatan kulit AHC,” bunyi pernyataan Unilever yang dirilis hari ini, Senin, 25 September 2017.

Bagi Unilever, akuisisi ini menandai pergeseran dari pembelian di bidang lainnya yang dilakukan baru-baru ini, seperti teh organik dan mayonaise vegan, seiring upaya Paul Polman, CEO Unilever, untuk menerapkan komitmen keberlanjutan.

Baca: Unilever Bidik Produk Perawatan Kulit di Indonesia

Perusahaan yang berbasis di London dan Amsterdam ini juga telah membangun prestise dalam bisnis perawatan pribadinya, dengan target merek-merek papan atas seperti Dermalogica, Ren, dan Murad.

Langkah akusisi ini serta merta akan memperkuat posisi Unilever di Korsel yang diketahui sebagai pasar produk perawatan kulit (skincare) terbesar keempat di dunia.

BISNIS






Alasan Lipstik Merah Dilarang Kim Jong Un di Korea Utara

14 jam lalu

Alasan Lipstik Merah Dilarang Kim Jong Un di Korea Utara

Lipstik merah memiliki hubungan dengan perjuangan kesetaraan hak pilih bagi perempuan pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.


Trik Aman Menggunakan Riasan Mata agar Terhindari dari Infeksi dan Iritasi

1 hari lalu

Trik Aman Menggunakan Riasan Mata agar Terhindari dari Infeksi dan Iritasi

Sejumlah produk riasan mata bisa memicu iritasi dan infeksi mata jika tidak digunakan secara berhati-hati.


3 Bahan Kosmetik dan Perawatan Kulit yang Bisa Menimbulkan Jerawat

17 hari lalu

3 Bahan Kosmetik dan Perawatan Kulit yang Bisa Menimbulkan Jerawat

Bahan-bahan ini tidak disarankan untuk orang yang memiliki kulit berminyak dan rentan jerawat.


4 Tanda Kosmetik Sudah Kedaluwarsa

23 hari lalu

4 Tanda Kosmetik Sudah Kedaluwarsa

Kosmetik yang sudah kedaluwarsa harus dibuang dan tidak boleh lagi digunakan karena banyak bakteri yang tinggal dan berkembang biak di dalamnya.


3 Sektor yang Diprediksi Bakal Tahan Banting Hadapi Resesi 2023

35 hari lalu

3 Sektor yang Diprediksi Bakal Tahan Banting Hadapi Resesi 2023

Dampak pandemi Covid-19 masih terasa menjadi gejolak ekonomi global tapi ada beberapa sektor yang diperkirakan tahan banting hadapi Resesi 2023


BPOM Pastikan Produk Unilever yang Ditarik di AS Tidak Beredar di Indonesia

38 hari lalu

BPOM Pastikan Produk Unilever yang Ditarik di AS Tidak Beredar di Indonesia

BPOM memastikan produk-produk aerosol berupa sampo kering (dry shampoo) Unilever yang ditarik oleh perusahaan di Amerika Serikat dan Kanada tidak ada yang beredar di Indonesia.


Unilever Bukukan Penjualan Bersih Rp 31,5 Triliun, Presdir: Market Share Meningkat

39 hari lalu

Unilever Bukukan Penjualan Bersih Rp 31,5 Triliun, Presdir: Market Share Meningkat

PT Unilever Indonesia, mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 31,5 triliun pada kuartal III tahun 2022 atau naik 5 persen yoy. Apa saja pemicunya?


Unilever Tarik Dove Dry Shampoo di AS karena Kandungan Pemicu Kanker, di Indonesia?

40 hari lalu

Unilever Tarik Dove Dry Shampoo di AS karena Kandungan Pemicu Kanker, di Indonesia?

Manajemen PT Unilever Indonesia Tbk. menanggapi soal penarikan dry shampoo Dove yang dilakukan perusahaan di AS dan Kanada.


Mengenal Charcoal dan Manfaatnya bagi Kesehatan

48 hari lalu

Mengenal Charcoal dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Charcoal merupakan arang yang telah diolah dengan cara dipanaskan dengan oksigen bersuhu tinggi hingga warna dan teksturnya berubah jadi bubuk hitam.


Gisella Anastasia Bicara tentang Temuan Tiga Produk Madame Gie dengan Bahan Berbahaya

49 hari lalu

Gisella Anastasia Bicara tentang Temuan Tiga Produk Madame Gie dengan Bahan Berbahaya

Gisella Anastasia mengatakan sudah menarik dan memusnahkan sekitar satu ton produk Madame Gie yang ditemukan mengandung bahan berbahaya.