Api Unggun Mengakhiri Kemah Sosialisasi Empat Pilar MPR di Ungaran

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Laksanakan dan wujudkan Trisatya serta Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

    Laksanakan dan wujudkan Trisatya serta Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

    Kemah Sosialisasi empat pilar Majelis Permusyawaratn Rakyat (MPR) di Urangan telah selesai. Api unggun sebagai tanda berakhirnya kemah sosialisasi empat pilar MPR telah dinyalakan. Sebanyak 200 anggota penegak pramuka dari Kwarda Kota Semarang dan Kabupaten Semarang berkumpul di Lapangan Balemong Resort Ungaran, Minggu malam, 24 September 2017, mengikuti upacara di tengah redupnya suasana cukup khidmat.

    Di tengah suasana hening itu, Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR Tugiyana, yang juga pembina upacara menyampaikan tiga pesan bagi para peserta. Pertama, laksanakan dan wujudkan Trisatya serta Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun lingkungan berbangsa dan bernegara. Kedua, persiapkan diri menyongsong masa depan, mengisi kemerdekaan Indonesia dengan mempersiapkan ilmu pengetahuan, menguasai teknologi, juga menjiwai semangat Pancasila. Ketiga, senantiasa berbakti kepada orang tua, guru, serta bangsa dan negara.

    Setelah upacara Api Unggun, acara penutupan di Ruang Ramayana Balemong Resort. Di sini, Tugiyana atas nama pimpinan MPR menutup secara resmi Kemah Sosialisasi Empat Pilar MPR yang telah berlangsung sejak Jumat, 22 September 2017, dengan memukul gong. Acara ini juga dihadiri pejabat di lingkungan Setjen MPR, di antaranya Usep Supriatna, Jaya, Riskandar, serta perwakilan Kwasnas Gerakan Pramuka. Sosialisasi ini diselenggarakan MPR bekerja sama dengan Kwarnas Gerakan Pramuka.

    Dalam sambutannya, Tugiyana mengharapkan agar materi yang telah disampaikan narasumber bisa menjadi sedikit bekal bagi para peserta dalam menghadapi tantangan serta hambatan masa depan.  Mengingat tantangan masa depan cukup berat seperti yang telah disampaikan narasumber. Maka para peserta harus mempersiapkan diri. Dunia kerja masih luas dan panjang.“Kalian harus siap berkompetisi,” ujarnya.

    Tugiyana juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Dia juga berharap apa yang peserta peroleh selama mengikuti Kemah Sosialisasi Empat Pilar bisa ditularkan ke lingkungan supaya pemahaman empat pilar bisa lebih luas sesuai dengan tujuan Sosialisasi Empat Pilar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.