Kementerian?Pertahanan?Laos?Tertarik?Lagi?Beli?Senjata PT Pindad

Senapan Serbu SS2 Subsonic V-7, Senapan Serbu SS3, Senapan Serbu SS2 Subsonic, PM3, dan Pistol G2 Premium, buatan PT Pindad. Senapan SS2 digunakan pasukan Indonesia pada saat menyabet juara umum dalam kompetisi Australian Army Skill at Arms Meeting (AASA

TEMPO.CO, Vientiane - Kementerian Pertahanan Laos menyatakan tertarik untuk kembali membeli persenjataan produksi PT Pindad. Wakil Presiden Expor PT Pindad Ridi Djajakusuma, mengatakan pemerintah Laos sangat tertarik pada short riffle dan amunisi buatan Pindad. 

"Pada pertemuan dengan Kementerian Pertahanan Laos tanggal 21 September kemarin mereka menyatakan tertarik membeli Pistol G2 Elite dan senjata Sniper buatan Pindad SPR 2 dan amunisi," kata Ridi di Vientiane, Ahad 24 September 2017.

PT Pindad menjadi salah satu perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam Trade and Tourism Fair 2017 yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Vientiane, Laos. Acara ini diadakan untuk memperingati 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Laos. Menurut Ridi, hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Laos memang cukup erat.

Kementerian Pertahanan Laos sejak 2014 sudah membeli produk-produk senjata PT Pindad, meliputi 60 pistol G2 Combat, 35 SS1 V2, 35 SS1 V4, serta amunisi.

Perdana Menteri Laos pada Oktober tahun ini akan berkunjung ke Indonesia dan bertandang ke PT Pindad.

Sebanyak 27 tentara Laos saat ini sedang mengikuti pelatihan di Indonesia. Mereka mendapat pelatihan dari Grup 1 Kopassus untuk persiapan "The ASEAN Armies Rifle Meet" (AARM) 2017 di Singapura.

"Mereka senang produk Pindad karena sejak membeli dan menggunakan produk Pindad mereka pernah jadi juara ke-3 di ARRM di Thailand," ujar Ridi.

ANTARA






2 Alat Berat Ampibi Senilai Rp 11 Miliar Buatan Pindad Bakal Keruk Lumpur Waduk Ria Rio dan Melati

4 hari lalu

2 Alat Berat Ampibi Senilai Rp 11 Miliar Buatan Pindad Bakal Keruk Lumpur Waduk Ria Rio dan Melati

Dua alat berat ampibi senilai Rp 11 miliar buatan Pindad bakal diterjunkan untuk mengeruk lumpur di Waduk Ria Rio dan Waduk Melati.


Rayakan HUT Ke-77, Berikut 5 Kendaraan Tempur TNI

56 hari lalu

Rayakan HUT Ke-77, Berikut 5 Kendaraan Tempur TNI

Dalam kesempatan HUT TNI ke-77 redaksi Tempo.co bakal membahas setidaknya 5 kendaraan tempur TNI. Berikut ulasannya:


KontraS Minta LPSK Segera Beri Bantuan kepada Keluarga Korban Mutilasi di Papua

24 September 2022

KontraS Minta LPSK Segera Beri Bantuan kepada Keluarga Korban Mutilasi di Papua

Pendamping keluarga korban mutilasi Michael Himan mengatakan ia berharap negara melalui LPSK memberikan bantuan terhadap keluarga


Menhan Prabowo Bakal Bagikan Motor Buatan Pindad dan LEN Industri untuk Babinsa

15 September 2022

Menhan Prabowo Bakal Bagikan Motor Buatan Pindad dan LEN Industri untuk Babinsa

Menteri Pertahanan Prabowo berjanji akan memberikan kendaraan bermotor buatan Pindad ke seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh Tanah Air.


Pindad Gelar Kompetisi Desain Kendaraan Listrik Militer, Pelajar Bisa Ikut

13 Juli 2022

Pindad Gelar Kompetisi Desain Kendaraan Listrik Militer, Pelajar Bisa Ikut

Pindad menginginkan agar kendaraan listrik yang memiliki fungsi khusus bisa menjadi opsi opsi pengembangan dalam bidang pertahanan dan keamanan.


Gandeng Calidus LLC Uni Emirat Arab, PT Pindad Kembangkan Kendaraan Tempur 8x8

2 Juli 2022

Gandeng Calidus LLC Uni Emirat Arab, PT Pindad Kembangkan Kendaraan Tempur 8x8

PT Pindad dari Indonesia dan Calidus LLC dari Uni Emirat Arab (UEA) menandatangani Nota Kesepahaman untuk kerja sama pengembangan kendaraan tempur 8x8


Malaysia Akui Industri Pertahanan RI Lebih Maju

25 Juni 2022

Malaysia Akui Industri Pertahanan RI Lebih Maju

Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) Jeneral Tan Sri Dato' Sri Haji Affendi Bin Buang mengatakan Malaysia harus belajar dari PT Pindad karena industri pertahanan Indonesia lebih maju daripada industri pertahanan Malaysia.


Pindad Uji Peluru Senapan Sniper Terbaru, Membidik sampai 900 Meter

26 Mei 2022

Pindad Uji Peluru Senapan Sniper Terbaru, Membidik sampai 900 Meter

Pindad mengujinya sebelum dua jenis peluru itu digunakan oleh para sniper TNI dan Polri


Kementerian Pertahanan Bertemu BUMN Senjata Prancis Bahas Produksi dengan Pindad

23 April 2022

Kementerian Pertahanan Bertemu BUMN Senjata Prancis Bahas Produksi dengan Pindad

Kementerian Pertahanan menerima kunjungan Chief Representative Officer Nexter Systems Indonesia, Thomas Gerard.


Pindad Akan Produksi Bom Pintar untuk Jet Tempur Rafale

14 April 2022

Pindad Akan Produksi Bom Pintar untuk Jet Tempur Rafale

Indonesia belum lama mengumumkan pembelian 42 unit pesawat tempur Rafale Prancis.