Shell Berminat Ikut Program Konversi Minyak Tanah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan minyak dan gas, Shell, akan berpartisipasi dalam program konversi minyak tanah ke elpiji. "Shell akan berpartisipasi dalam membikin jaringan," kata Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil, kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Selasa (5/6).Sofyan mengatakan, minat Shell tersebut dalam pertemuan Executive Director Royal Dutch Shell Group, Rob Routs, dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sofyan tidak menjelaskan berapa jumlah investasi dalam konversi tersebut karena menurutnya Shell tidak menyebut angka modal yang akan dibawanya. Menurut Sofyan, Indonesia membutuhkan investasi sebesar US$ 2 miliar untuk program konversi minyak tanah ke elpiji. Sofyan mengatakan, Shell juga akan meningkatkan investasi di sektor retail dengan menambah jumlah pom bensin serta di sektor hulu produksi minyak dan gas. Terkait dengan pengembangan investasi di sektor hulu tersebut, Sofyan mengatakan Shell juga menanyakan kesempatan untuk bisa ikut berpartisipasi di blok migas Natuna D-Alpha. Menanggapi pertanyaan tersebut, Kalla mengatakan masalah Natuna masih dalam proses negosiasi dengan itikad baik antara pemerintah dengan ExxonMobil. OKTAMANDJAYA WIGUNA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.