Pelanggar UMP Akan Didenda Rp 100 Ribu dan Penjara Tiga Bulan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan yang tidak bersedia membayar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2002, padahal dianggap mampu, akan didenda Rp 100 ribu dan kurungan tiga bulan penjara. Menakertrans Jacob Nuwa Wea, kepada seusai sosialisasi kenaikan BBM, Selasa (15/1), mengatakan perusahaan yang tidak mampu bisa membuat surat keberatan kepada gubernur setempat dengan disertai alasan masuk akal. Jacob meminta agar para pengusaha jangan hanya melihat hukumannya. “Jangan-jangan perusahaan tidak mau bayar UMP karena denda terlalu kecil,” katanya. Ia menyesalkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), yang keberatan terhadap UMP, karena memprotesnya lewat jalur PTUN. Ia mengatqakan, dari ratusan anggota Apindo, baru 12 perusahaan yang menyatakan keberatan terhadap UMP 2002. Karena itu, ia akan mengundang Apindo untuk membicarakan masalahnya. (Istiqomahtul Hayati-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Barang Edhy Prabowo yang Disita dan Mereka yang Terseret OTT

    Sejumlah barang disita dalam operasi tangkap tangan KPK terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Total nilainya mencapai miliaran rupiah.