Cerita Penumpang Kereta Kecele Tak Bawa Tes PCR, Diminta Batalkan Perjalanan

Selasa, 16 Agustus 2022 13:04 WIB

Aktivitas Stasiun Pasar Senen usai dihapusnya kewajiban tes PCR dan Antigen di Jakarta, Kamis, 19 Mei 2022. Presiden RI Joko Widodo menghapus kewajiban tes PCR bagi pelaku perjalanan luar dan dalam negeri bagi masyarakat yg sudah melakukan vaksin lengkap atau tiga kali saat konferensi pers daring pada 17 Mei 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna'

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah penumpang kereta api jarak jauh diminta membatalkan perjalanannya karena tidak melengkapi persyaratan baru naik kereta yang berlaku mulai Senin, 15 Agustus 2022. Merujuk ketentuan Kementerian Perhubungan teranyar, penumpang berusia di atas 18 tahun yang belum vaksin Covid-19 dosis penguat atau booster wajib menunjukkan dokumen tes RT-PCR dengan hasil negatif terhadap virus Corona.

Berdasarkan pantauan Tempo di Stasiun Pasar Senen, beberapa penumpang Kereta Api Sawunggalih tidak diperbolehkan masuk ke kereta karena tak menunjukkan dokumen hasil tes PCR. “Enggak bisa masuk, harus ada PCR,” ujar pria berusia 20-an tahun yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditemui di pintu pemeriksaan Stasiun Pasar Senen, Senin, 15 Agustus 2022.

Dia mengaku tidak mengetahui ada peraturan wajib PCR bagi yang baru mendapatkan vaksin Covid-19 dosis satu dan dua. Petugas keamanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI langsung mengarahkan pria yang memakai jaket jin itu untuk melakukan pembatalan tiket di loket yang tersedia.

“Ini langsung mau pembatalan tiket kereta, katanya sih kembali 100 persen. Mau pulang ke Purwokerto, tapi enggak jadi. Enggak tahu nih,” kata dia.

Selain pria tersebut, ada pula kerabat dari penumpang kereta dengan tujuan akhir Stasiun Kutoarjo, Kabupaten Puworejo, Jawa Tengah, itu yang merasa kesal. “Harus PCR, enggak boleh masuk,” tutur dia dengan nada sebal. Lantas, dia langsung meninggalkan lokasi pemeriksaan tiket dan menuju loket pembatalan.

Advertising
Advertising

Di lokasi screening, penumpang menjalani pemeriksaan dua kali. Pertama, penumpang diperiksa oleh petugas keamanan. Selanjutnya, penumpang diperiksa oleh karyawan PT KAI. Karyawan perseroan melakukan pemindaian terhadap tiket penumpang. “Iya, mulai hari ini wajib PCR bagi yang belum vaksin booster. Di sini tidak ada tempat PCR jadi paling langsung pembatalan saja, enggak bisa masuk,” ucap salah satu petugas.

Pelanggan lain kebanyakan tidak membawa hasil tes PCR saat menunjukkan tiket karena sudah melakukan vaksinasi booster. Ada juga yang sudah membawa bukti tes PCR, dan langsung bisa melanjutkan perjalanannya.

Berita terkait

Menilik Pemandangan Danau Superior dengan Kereta Api Duluth Zephyr

5 jam lalu

Menilik Pemandangan Danau Superior dengan Kereta Api Duluth Zephyr

Selama perjalanan kereta api 75 menit wisatawan akan dimanjakan pemandangan kota dan Danau Superior

Baca Selengkapnya

BPH Migas Minta PT KAI Optimalkan Pemanfaatan BBM Bersubsidi

2 hari lalu

BPH Migas Minta PT KAI Optimalkan Pemanfaatan BBM Bersubsidi

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas mendorong PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memaksimalkan pemanfaatan BBM bersubsidi.

Baca Selengkapnya

Pelanggan Kereta Api Daop 9 Jember Meningkat Tujuh Persen Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

4 hari lalu

Pelanggan Kereta Api Daop 9 Jember Meningkat Tujuh Persen Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Tingginya animo masyarakat menggunakan kereta api selama libur panjang kali ini, tak lepas dari kepastian jadwal dan tingkat ketepatan waktu perjalana

Baca Selengkapnya

Berikut Rute dan Tarif LRT Jabodebek dan MRT Jakarta, Apa Saja Perbedaannya?

4 hari lalu

Berikut Rute dan Tarif LRT Jabodebek dan MRT Jakarta, Apa Saja Perbedaannya?

LRT Jabodebek dan MRT Jakarta kerap disamakan oleh sebagian orang. Padahal, dua transportasi umum ini memiliki perbedaan rute dan tarif.

Baca Selengkapnya

Usai Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, PT KAI Tambah Armada Hadapi Libur Waisak

4 hari lalu

Usai Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, PT KAI Tambah Armada Hadapi Libur Waisak

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat 854.728 penumpang selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih dan cuti bersama periode 8 sampai 12 Mei 2024

Baca Selengkapnya

Jadwal KRL Jogja-Solo 13-18 Mei 2024 untuk Keberangkatan Paling Pagi hingga Malam

4 hari lalu

Jadwal KRL Jogja-Solo 13-18 Mei 2024 untuk Keberangkatan Paling Pagi hingga Malam

Berikut ini jadwal KRL Jogja-Solo untuk tanggal 13-18 Mei 2024 lengkap dengan keberangkatan paling pagi hingga paling malam.

Baca Selengkapnya

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Operasional Tambahan KA Manahan Diperpanjang sampai Akhir Bulan Ini

5 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Operasional Tambahan KA Manahan Diperpanjang sampai Akhir Bulan Ini

KAI Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta memperpanjang operasional tambahan KA Manahan hingga 31 Mei 2024.

Baca Selengkapnya

Penumpang Kereta Api di Libur Panjang Naik 2 Kali Lipat, 93 Ribu Orang Berangkat dari Jakarta

6 hari lalu

Penumpang Kereta Api di Libur Panjang Naik 2 Kali Lipat, 93 Ribu Orang Berangkat dari Jakarta

KAI mencatat jumlah penumpang selama periode libur panjang pada 9 hingga 12 Mei 2024 meningkat dua kali lipat dibandingkan rata-rata penumpang saat hari biasa.

Baca Selengkapnya

Spanyol dan Maroko Berencana Bangun Jalur Kereta Api Bawah Selat Gibraltar

7 hari lalu

Spanyol dan Maroko Berencana Bangun Jalur Kereta Api Bawah Selat Gibraltar

Proyek pembangunan jalur kereta api dimulai dengan menghidupkan kembali rencana terowongan bawah laut antara Spanyol dan Maroko

Baca Selengkapnya

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kecelakaan Minibus yang Tertabrak Kereta Api

8 hari lalu

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kecelakaan Minibus yang Tertabrak Kereta Api

Jasa Raharja menjamin seluruh korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Kereta Api (KA) Pandalungan dengan sebuah minibus, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Selasa, 7 Mei 2024.

Baca Selengkapnya