Thomas Lembong Sebut Model Bisnis Ancol Ketinggalan Zaman, Begini Penjelasannya

Jumat, 12 Agustus 2022 15:00 WIB

Pengunjung bermain wahana Ontang-Anting saat mengunjungi Dufan Night di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Jumat, 7 Januari 2022. Dufan Night yang diselenggarakan untuk memeriahkan awal tahun 2022. ANTARA/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Thomas Trikasih Lembong menyayangkan model bisnis perseroan yang masih mengandalkan wahana bermain atau theme park. Dufan, satu-satunya aset theme park andalan Ancol, dianggap tidak cukup menutup beban utang perusahaan meski masih menguntungkan.

“Manjemen terlalu lama nempel ke model bisnis Ancol yang sudah ketinggalan zaman,” ujar Thomas Lembong dalam wawancara bersama Tempo, Jumat, 12 Agustus 2022.

Thomas mengatakan bisnis theme park tidak cocok dengan pasar wisata di abad ke-21. Bisnis ini membutuhkan investasi yang besar untuk peralatan beserta perawatannya. Sedangkan balik modalnya mesti menunggu sampai 40-50 tahun.

Karena itu, mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut tak menyarankan Ancol merealisasikan mimpinya untuk membangun Dufan kedua. Apalagi Dufan pada masa mendatang tak lagi mampu menyasar semua kelas wisatawan.

“Wisatawan kelas menengah atas dengan mudahnya sekarang bisa pakai budget airlines terbang ke Singapura, ke Universal Studio. Atau yang punya daya beli kuat, mereka akan langsung ke Sentosa Island,” ucap Thomas.

Selanjutnya: Ancol akan berfokus garap wahana yang mengandalkan artificial intelligence.

Advertising
Advertising

<!--more-->

Ketimbang menambah theme park seperti Dufan, Thomas mengatakan Ancol ke depan akan memprioritaskan belanja modalnya untuk pengembangan wahana-wahana yang mengandalkan teknologi digital dan artificial intelligence.

Modal yang diperlukan untuk penyediaan wahana digital ini, kata dia, jauh lebih kecil atau hanya satu per sepuluh dari kebutuhan membangun theme park.

Paralel dengan kebutuhan investasi yang lebih minim, kesempatan untuk balik modal pembangunan wahana digital pun lebih cepat. Thomas menaksir balik modal penyediaan atraksi wisata itu hanya 3-5 tahun.

Selain wahana digital, Ancol akan mengembangkan aset marina untuk membuka pasar wisata bahari. Ancol, kata dia, berencana membangun 3-4 dermaga yang dapat didarati kapal layar atau yacht berbagai ukuran. Perusahaan dengan kode emiten PJAA itu telah berkomunikasi dengan calon investornya dari Australia untuk mengembangkan dermaga.

Dengan demikian, ia berharap Ancol tidak lagi mengandalkan pendapatannya dari theme park atau sumber lain, seperti HTM alias tiket masuk. “Ini sudah tidak zaman. Tiket masuk itu seharusnya untuk ke wahana saja,” ucap Thomas Lembong.

Baca: Thomas Lembong Blak-blakan Cerita Ancol Tidak Berkembang: Banyak Proyek Mangkrak

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Berita terkait

Libur Panjang, 111 Ribu Pengunjung Padati Ancol

7 hari lalu

Libur Panjang, 111 Ribu Pengunjung Padati Ancol

Lebih dari 100 ribu orang memadati Ancol Taman Impian di masa libur panjang pekan ini.

Baca Selengkapnya

Masa Puncak Libur Lebaran di Ancol, Orang Tua Diminta Awasi Anak Agar tak Hilang

35 hari lalu

Masa Puncak Libur Lebaran di Ancol, Orang Tua Diminta Awasi Anak Agar tak Hilang

Puluhan ribu wisatawan berlibur ke kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada hari ketiga lebaran

Baca Selengkapnya

Jumlah Pengunjung Beberapa Destinasi Wisata selama Libur Lebaran 2024

35 hari lalu

Jumlah Pengunjung Beberapa Destinasi Wisata selama Libur Lebaran 2024

Beberapa destinasi wisata mengalami kepadatan pengunjung selama libur Lebaran 2024. Berikut rincian jumlah pengunjungnya.

Baca Selengkapnya

Cek Kegiatan dan Promo Dufan Selama Libur Liburan

35 hari lalu

Cek Kegiatan dan Promo Dufan Selama Libur Liburan

Dunia Fantasi (Dufan) Ancol menghadirkan ragam kegiatan dan promo selama libur Lebaran.

Baca Selengkapnya

Cerita Pengemudi Wisata Perahu di Ancol yang Sepi Peminat saat Libur Lebaran

35 hari lalu

Cerita Pengemudi Wisata Perahu di Ancol yang Sepi Peminat saat Libur Lebaran

Wisatawan di Ancol saat musim liburan tembus 100 ribu, tetapi yang naik perahu wisata tak banyak

Baca Selengkapnya

Warga Jakarta Anggap Ancol Cocok untuk Isi Libur Lebaran bersama Keluarga

35 hari lalu

Warga Jakarta Anggap Ancol Cocok untuk Isi Libur Lebaran bersama Keluarga

Ancol Taman Impian masih menjadi primadona masyarakat Jakarta untuk mengisi libur lebaran seperti sekarang.

Baca Selengkapnya

Libur Lebaran, Sea World Ancol Berikan Paket Promo mulai dari Rp 120 Ribuan

35 hari lalu

Libur Lebaran, Sea World Ancol Berikan Paket Promo mulai dari Rp 120 Ribuan

Sea World Ancol turut menghadirkan acara spesial selama Libur Lebaran 10 - 21 April 2024.

Baca Selengkapnya

Antisipasi Lonjakan Pengunjung saat Libur Lebaran, Ancol Siapkan Sentral Parkir

36 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Pengunjung saat Libur Lebaran, Ancol Siapkan Sentral Parkir

Jumat, hari kedua Lebaran, per jam 14.00 sudah ada 52 ribu pengunjung di Taman Impian Jaya Ancol.

Baca Selengkapnya

Kapolres Jakut Klaim Kawasan Wisata Ancol Aman, Belum Ada Laporan Tindak Kriminal

36 hari lalu

Kapolres Jakut Klaim Kawasan Wisata Ancol Aman, Belum Ada Laporan Tindak Kriminal

Kapolres Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan mengklaim belum ada kerawanan dan berbagai tindak kriminal yang terjadi di kawasan wisata Ancol

Baca Selengkapnya

Ramai-ramai Libur Lebaran ke Ancol, Jam 10 Pagi sudah Tembus 17 Ribu Pengunjung

36 hari lalu

Ramai-ramai Libur Lebaran ke Ancol, Jam 10 Pagi sudah Tembus 17 Ribu Pengunjung

Ancol Taman Impian di Kawasan Jakarta Utara masih menjadi rujukan masyarakat untuk berliburan

Baca Selengkapnya