Dirut Bank Banten Beberkan Kondisi Likuiditas di Tengah Pandemi

Reporter

Bisnis.com

Jumat, 1 Mei 2020 03:39 WIB

ilustrasi uang

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa menjelaskan kondisi likuiditas Bank Banten akibat pandemi Covid-19. Menurut dia, likuiditas Bank Banten yang menampung arus kas keuangan daerah terpengaruh penerimaan pajak daerah seperti pengurusan Samsat yang terganggu.

Di saat bersamaan, penarikan dana pemerintah provinsi maupun daerah kabupaten dan kota cukup besar. Kondisi tersebut semakin menekan likuitas Bank Banten.

Meskipun demikian, Fahmi cukup berbangga karena berhasil menekan kerugian pada kuartal I 2020. Pada periode tersebut, Bank Banten berhasil menekan kerugian hingga 42,9 persen dibandingkan periode sama tahun lalu menjadi Rp 31,866 miliar.

"Walau ada keterbatasan permodalan, tetapi kami bisa lakukan efisiensi di berbagai bidang operasional maupun non operasional. Kami bisa tekan kerugian ini di tiga bulan pertama, ini cukup baik di tengah kondisi ini," katanya dalam video conference, Kamis, 30 April 2020.

Bahkan, Fahmi optimistis setelah pandemi Covid-19 berakhir, Bank Banten akan bisa mencetak laba. Namun, Bank Banten harus menambah modal terlebih dahulu pada semester I 2020.

"Bank Banten bisa hasilkan laba, kami sudah menilai awal tahun 2020, dengan catatan kinerja keuangan yang jauh membaik," katanya.

Pada 23 April lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan segera memproses permohonan rencana penggabungan usaha atau merger bank yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) ke dalam PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB).

BISNIS

Berita terkait

Viral Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Guru Besar FKUI Sebut Manfaatnya Jauh Lebih Tinggi

2 hari lalu

Viral Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Guru Besar FKUI Sebut Manfaatnya Jauh Lebih Tinggi

Pada 2021 lalu European Medicines Agency (EMA) telah mengungkap efek samping dari vaksinasi AstraZeneca.

Baca Selengkapnya

Gejala Baru pada Pasien DBD yang Dialami Penyintas COVID-19

3 hari lalu

Gejala Baru pada Pasien DBD yang Dialami Penyintas COVID-19

Kemenkes mendapat beberapa laporan yang menunjukkan perubahan gejala pada penderita DBD pascapandemi COVID-19. Apa saja?

Baca Selengkapnya

Selain AstraZeneca, Ini Daftar Vaksin Covid-19 yang Pernah Dipakai Indonesia

4 hari lalu

Selain AstraZeneca, Ini Daftar Vaksin Covid-19 yang Pernah Dipakai Indonesia

Selain AstraZeneca, ini deretan vaksin Covid-19 yang pernah digunakan di Indonesia

Baca Selengkapnya

Heboh Efek Samping AstraZeneca, Pernah Difatwa Haram MUI Karena Kandungan Babi

4 hari lalu

Heboh Efek Samping AstraZeneca, Pernah Difatwa Haram MUI Karena Kandungan Babi

MUI sempat mengharamkan vaksin AstraZeneca. Namun dibolehkan jika situasi darurat.

Baca Selengkapnya

Komnas PP KIPI Sebut Tidak Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca di Indonesia

4 hari lalu

Komnas PP KIPI Sebut Tidak Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca di Indonesia

Sebanyak 453 juta dosis vaksin telah disuntikkan ke masyarakat Indonesia, dan 70 juta dosis di antaranya adalah vaksin AstraZeneca.

Baca Selengkapnya

Fakta-fakta Vaksin AstraZeneca: Efek Samping, Kasus Hukum hingga Pengakuan Perusahaan

5 hari lalu

Fakta-fakta Vaksin AstraZeneca: Efek Samping, Kasus Hukum hingga Pengakuan Perusahaan

Astrazeneca pertama kalinya mengakui efek samping vaksin Covid-19 yang diproduksi perusahaan. Apa saja fakta-fakta seputar kasus ini?

Baca Selengkapnya

Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

10 hari lalu

Kilas Balik Kasus Korupsi APD Covid-19 Rugikan Negara Rp 625 Miliar

KPK masih terus menyelidiki kasus korupsi pada proyek pengadaan APD saat pandemi Covid-19 lalu yang merugikan negara sampai Rp 625 miliar.

Baca Selengkapnya

Persetujuan Baru Soal Penularan Wabah Melalui Udara dan Dampaknya Pasca Pandemi COVID-19

11 hari lalu

Persetujuan Baru Soal Penularan Wabah Melalui Udara dan Dampaknya Pasca Pandemi COVID-19

Langkah ini untuk menghindari kebingungan penularan wabah yang terjadi di awal pandemi COVID-19, yang menyebabkan korban jiwa yang cukup signifikan.

Baca Selengkapnya

Peruri Ungkap Permintaan Pembuatan Paspor Naik hingga Tiga Kali Lipat

12 hari lalu

Peruri Ungkap Permintaan Pembuatan Paspor Naik hingga Tiga Kali Lipat

Perum Peruri mencatat lonjakan permintaan pembuatan paspor dalam negeri hingga tiga kali lipat usai pandemi Covid-19.

Baca Selengkapnya

Peneliti BRIN di Spanyol Temukan Antibodi Pencegah Virus SARS-CoV-2

15 hari lalu

Peneliti BRIN di Spanyol Temukan Antibodi Pencegah Virus SARS-CoV-2

Fungsi utama antibodi itu untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan pandemi Covid-19 pada 2020.

Baca Selengkapnya