Gempa Lombok, BRI Operasikan Mobil Teras Keliling dan E-Buzz

Selasa, 7 Agustus 2018 14:56 WIB
Mobil e-buzz BRI. ANTARA/Yudhi Mahatma

TEMPO.CO, Jakarta - Pasca gempa Lombok dengan kekuatan 7 skala richter pada Minggu, 5 Agustus 2018, melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat, 18 kantor PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) mengalami kerusakan dengan 3 unit kantor tidak dapat beroperasi.

Baca juga: Gempa Lombok, Puluhan Mesin ATM Mandiri dan BRI Down

18 kantor BRI tersebut terletak di wilayah Mataram, Selong, Praya, Tabanan, Singaraja, Semarapura dan Amlapura. Meski demikian, BRI terus berupaya memberikan layanan perbankan kepada masyarakat di wilayah terdampak agar kegiatan perekonomian dapat berangsur pulih.

Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto mengatakan, BRI mengoperasikan layanan Teras Keliling untuk menggantikan sementara kantor yang tidak bisa beroperasi.

“Kami sudah mengoperasikan empat mobil Teras Keliling serta satu E-Buzz untuk memberikan layanan operasional perbankan terbatas yang dapat meng-cover masyarakat di daerah terdampak. Harapannya dengan layanan ini dapat membantu masyarakat yang menjadi korban gempa,” ujar Bambang melalui siaran pers, Senin, 6 Agustus 2018.

Baca juga: Gempa Lombok, OJK Pantau Industri Jasa Keuangan di NTB

Masyarakat juga dapat bertransaksi perbankan pada agen BRILink yang masih beroperasi pasca gempa. Tercatat ada 2.455 agen BRILink yang tersebar di Pulau Lombok.

Sebagai wujud keprihatinan dan duka cita serta untuk meringankan beban para korban gempa Lombok, BRI juga menyalurkan bantuan awal tanggap darurat dengan total nilai lebih dari Rp 420 juta berupa selimut, tenda, beras, terpal, mi instan, telur, makanan dan susu bayi, serta pembukaan 2 dapur umum di Madayin serta Sembalun Bumbung.

“Untuk bantuan selanjutnya kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat, BNPB dan seluruh stakeholder untuk bahu membahu membantu para korban sebagai wujud nyata komitmen BUMN Hadir Untuk Negeri,” ungkap Bambang.

BISNIS

Baca Juga