Selasa, 17 September 2019

Skandal Suap: Terkuak, Ini Cara Dewie Limpo Bujuk Menteri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR Fraksi Hanura, Dewi Yasin Limpo di mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis dini hari, 22 Oktober 2015. Selain Dewie, KPK menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus yang sama. ANTARA/M Agung Rajasa

    Anggota DPR Fraksi Hanura, Dewi Yasin Limpo di mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis dini hari, 22 Oktober 2015. Selain Dewie, KPK menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus yang sama. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, JakartaWakil Ketua Komisi Energi, Satya Widya Yudha, mengungkapkan Dewie pernah menyinggung masalah Deiyai dalam rapat pada 8 April lalu. "Dia bilang di rapat, kabupaten itu miskin, listriknya miskin. Makanya perlu dibangun pembangkit," kata Satya, 22 Oktober 2015.

    Namun usulan Dewie  yang biasa disebut pula Dewi Limpo itu tidak pernah masuk dalam kesimpulan rapat ataupun dibahas secara khusus. "Biasanya, kalau masuk agenda resmi, tertera kapasitas pembangkit, nilai anggarannya, dan sikap DPR dalam kesimpulan. Di dalam risalah, ini tidak ada," Satya menambahkan.

    Politikus dari Partai Hati Nurani Rakyat  itu diduga menerima suap  berkaitan dengan proyek listrik mikro hidro di Deiyai, Papua. Perempuan 56 tahun ini  dijerat  setelah  sekretaris pribadinya tertangkap tangan saat menerima duit sebesar Sin$ 177,7 ribu  atau Rp 1,7 miliar. Tapi di gedung KPK, Dewie membantah menerima suap. "Saya tidak pernah menerima uang itu. Melihat saja tidak. Mendengarnya baru sekarang," ujar dia.

    Bagaimana persisnya ucapan Dewie saat “memperjuangkan” proyek listrik di Kabupaten Deiyai?  Berikut kutipan lengkap pernyataan Dewie yang diambil dari risalah rapat kerja  Komisi VII DPR dengen Menteri Energi  dan Sumber Daya Mineral pada 8 April lalu:

    Dewie Limpo SE:
    Bapak Menteri dan seluruh jajarannya..

    ….terkait listrik, listrik di Kalimatan Selatan dan di Papua Pak.  Kalimantan Selatan ini memberikan kontribusi banyak terhadap kepentingan bahan baku untuk listrik tetapi apa yang terjadi di sana di Kalimantan Selatan. Menurut laporan yang saya dengar ini bukan Dapil saya semua tapi saya ya sebagai anggota DPR RI kita kan memperjuangkan seluruh rakyat Indonesia…Di Kalimantan Selatan itu masih sering mati lampu sehingga kadang-kadang orang di operasi mati lampu ya mati.

    Yang kedua Papua ada daerah apa itu, Deiyai itu. Kantor Bupatinya tidak ada listrik Pak sehingga kalau mau ngetik-ngetik komputer cari dulu rumah masyarakat yang punya diesel, genset sesudah itu balik lagi ke kantor Bupati suruh tanda tangan Bupatinya. Luar biasa ini kalau Kantor Bupati saja tidak punya listrik sehingga kemarin itu sempat saya berikan kepada Bapak itu titipan dari mereka. Saya tidak kenal siapa mereka tapi saya pikir ini harus diperjuangkan, masih adakah negara kita yang seperti ini kantor pemerintahan yang tidak punya listrik….

    ARIEF HIDAYAT | REZA ADITYA | ROBBY IRFANY

    Baca juga: Dewie Limpo Terjerat Suap: Inilah 7 Fakta Mencengangkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.