Tarif Listrik Rumah Tangga Naik Lebih Tinggi  

Jumat, 28 Desember 2012 18:25 WIB

Gardu induk Perusahaan Listrik Negara (PLN). ANTARA/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Jarman, mengatakan kenaikan tarif tenaga listrik per triwulan berkisar 4 persen hingga 6,5 persen. Kenaikan tarif tertinggi dikenakan kepada pelanggan golongan rumah tangga.

"Rumah tangga kan kaya-kaya dan untuk konsumsi, ya itu ditinggikan dong. Kalau industri kan untuk produksi, tetap diberi subsidi besar," kata Jarman ketika ditemui di sela Rapat Koordinasi Energi di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, 28 Desember 2012.

Namun, Jarman mengatakan kenaikan yang diberikan tak sampai 30 persen. Jarman mengatakan dalam pembicaraannya dengan perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), pihak pengusaha bisa menerima kenaikan tarif listrik pada 2013. "Apindo juga berterima kasih karena kenaikan tarifnya bisa dicicil," kata Jarman.

Pada 2013, pemerintah menetapkan harga keekonomian tenaga listrik Rp 1.352 per kilowatt hour. Tahun depan, akan ada empat golongan pelanggan PLN yang membayar harga keekonomian. Pertama, kelompok rumah tangga dengan daya 6.600 watt ke atas atau R-3. Kelompok ini mengalami kenaikan harga 17,15 persen sepanjang 2013.

Kelompok kedua adalah kelompok B-2 atau pelanggan dengan daya 6.600 watt sampai 200.000 watt yang mengalami kenaikan tarif dari Rp 1.151 per KWH menjadi 1.352 per KWH. Kenaikan yang dialami kelompok ini 17,46 persen sepanjang tahun.

Kelompok ketiga, pelanggan dengan daya di atas 200.000 watt atau B-3 yang mengalami kenaikan tarif listrik dari Rp 876 per KWH menjadi Rp 1.113. Kelompok ini dikenai kenaikan tarif 27,05 persen. Kelompok keempat adalah instansi pemerintah dengan daya 6.600 watt sampai 200.000 watt yang mengalami kenaikan 16,85 persen dari Rp 1.157 per KWH menjadi 1.352 per KWH.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji mengatakan belum mengetahui besaran kenaikan tarif tenaga listrik yang diputuskan oleh pemerintah. Meskipun studi kenaikan harga dilakukan oleh PLN, Nur mengatakan keputusan besaran kenaikan tetap ada di tangan pemerintah.

Nur mengatakan, dengan penetapan ini semua pihak tinggal menjalankan peraturan ini dan membayar tarif listrik sesuai ketentuan baru. Namun, menurutnya, keputusan ini sudah melalui berbagai dialog dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha. "Ini sudah disosialisasikan ke masyarakat dan didialogkan dengan kalangan pengusaha lewat asosiasi Apindo, baik dialog formal maupun informal," katanya.

Mulai 1 Januari 2013, tarif tenaga listrik untuk pelanggan dengan daya 1.300 watt ke atas akan dinaikkan bertahap setiap tiga bulan. Namun, untuk pelanggan dengan daya 450 watt dan 900 watt tidak dikenai kenaikan harga. Pengurangan subsidi listrik dengan menaikkan tarif tenaga listrik diperkirakan bisa mencapai Rp 14 triliun.

BERNADETTE CHRISTINA

Berita terkait

PLN Bantu Nelayan Bangka Belitung Pangkas Biaya Operasional Lewat Electrifying Marine

3 jam lalu

PLN Bantu Nelayan Bangka Belitung Pangkas Biaya Operasional Lewat Electrifying Marine

PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) lewat program Electrifiying Marine kepada nelayan di Desa Suak Gual.

Baca Selengkapnya

Dirut PLN Paparkan Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik

4 jam lalu

Dirut PLN Paparkan Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di tanah air

Baca Selengkapnya

GM PLN UID Banten Operasikan 51 Unit SPKLU, Layani Arus Balik Jalur Mudik Tol Jakarta-Merak

19 hari lalu

GM PLN UID Banten Operasikan 51 Unit SPKLU, Layani Arus Balik Jalur Mudik Tol Jakarta-Merak

Di setiap lokasi rest area SPKLU terdapat posko siaga PLN yang dapat dimanfaatkan para pengguna mobil listrik untuk beristirahat dan menunggu pengisian baterai.

Baca Selengkapnya

Tersedia SPKLU PLN di Sumatra Bikin Nyaman Mudik dengan Kendaraan Listrik

19 hari lalu

Tersedia SPKLU PLN di Sumatra Bikin Nyaman Mudik dengan Kendaraan Listrik

Kehadiran fasilitas SPKLU menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini bagi kendaraan listrik

Baca Selengkapnya

PLN Siapkan SPKLU di Banyak Lokasi, Pemudik: Pakai Mobil Listrik Jadi Nyaman!

22 hari lalu

PLN Siapkan SPKLU di Banyak Lokasi, Pemudik: Pakai Mobil Listrik Jadi Nyaman!

PLN telah menyiagakan 1.299 unit SPKLU yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Khusus momen mudik tahun ini, PLN juga menyiagakan petugas yang berjaga 24 jam untuk membantu para pemudik

Baca Selengkapnya

Mudik Lebaran ke Bali dengan Mobil Listrik? Ini Titik-titik SPKLU di Pulau Dewata

27 hari lalu

Mudik Lebaran ke Bali dengan Mobil Listrik? Ini Titik-titik SPKLU di Pulau Dewata

PT PLN (Persero) telah menyiapkan 76 SPKLU di 30 lokasi di Bali untuk mendukung mobilitas kendaraan listrik selama periode Lebaran tahun 2024.

Baca Selengkapnya

PLN Siagakan 1.124 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum untuk Mudik 2024

34 hari lalu

PLN Siagakan 1.124 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum untuk Mudik 2024

PLN juga mengerahkan 3.504 pegawai yang akan stand by selama 24 jam nonstop di SPKLU.

Baca Selengkapnya

PLN Dukung Ketetapan Pemerintah: Tarif Listrik Tidak Naik

34 hari lalu

PLN Dukung Ketetapan Pemerintah: Tarif Listrik Tidak Naik

Berbagai upaya efisiensi dan digitalisasi yang telah dilakukan PLN menjadi kunci dalam mewujudkan komitmen ini.

Baca Selengkapnya

PLN Dukung Kepengurusan Forum Manajemen Risiko BUMN 2024-2027

34 hari lalu

PLN Dukung Kepengurusan Forum Manajemen Risiko BUMN 2024-2027

Kepengurusan Forum Manajemen Risiko dinilai proaktif. Memudahkan kolaborasi antara BUMN.

Baca Selengkapnya

PLN Energi Primer Indonesia Siapkan Gasifikasi Pembangkit di Sulawesi-Maluku

34 hari lalu

PLN Energi Primer Indonesia Siapkan Gasifikasi Pembangkit di Sulawesi-Maluku

Pengembangan program gasifikasi pembangkit turut melibatkan konsorsium.

Baca Selengkapnya